MI Anak

Serunya Repcil Jabar Wawancara Pak Gubernur Aher

Ahad, 17 September 2017 03:01 WIB Penulis: Suryani Wandari

MI/SURYANI WANDARI

"Apa sih pak enak dan susahnya menjadi gubernur?" kata Hasya, Reporter Cilik (Repcil) Media Anak Media Indonesia asal Bandung kepada Gubernur Jawa Barat, Pak Ahmad Heriawan, Rabu (13/9).

Sontak pertanyaan ini membuat gubernur yang sering disebut Pak Aher ini tersenyum. Beliau pun menjawab, "Aduh pertanyaannya pribadi sekali ya. Banyak sih ya, ketika dapat berita tentang Jawa Barat yang baik suka tersenyum, tapi tiba-tiba dapat berita yang jelek kaget dan tegang lagi.

Setiap hari ada saja yang buat senyum atau kaget, tapi kebanyakan senangnya karena yang susah saya bikin senang," kata Pak Aher kepada para Reporter Cilik.

Ya, bagaimana pun Gubernur harus memastikan masyarakat yang dipimpinnya aman dan sejahtera ya sobat. Tak mengherankan Pak Aher selalu menjadikan berita menjadi sumber informasinya untuk meningkatkan kinerja.

Nah sobat Medi, masih banyak loh pertanyaan yang dilontarkan para Repcil kepada Pak Aher. Mau tahu? Eitt sebelum itu cari tahu yuk bagaimana persiapan sebelumnya!

Pelatihan seharian

Sebelum wawancara dengan gubernur, para Repcil telah melewati proses seleksi dari 2.500 naskah tulisan yang masuk. Untuk wilayah Jawa Barat, ada 50 siswa dari Jawa Barat yang terpilih dan diperkenalkan dengan dunia jurnalistik, dari pagi hingga sore. Para Repcil asal Bogor dan Bekasi mengikutinya pada Kamis (7/9), sedangkan anak-anak Bandung pada Selasa (12/9) di Gedung Indonesia Menggugat.

"Reporter Cilik ini dilatih menulis. Menulis itu memang bukan hanya untuk koran saja, tapi majalah, media online, bahkan media sosial. Indonesia merdeka pun karena tulisan loh, yakni naskah proklamasi," kata Pak M Oemar Sidiq, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Media Indonesia dalam sambutannya.

Pelatihan hari itu dipandu redaktur Media Anak Media Indonesia, Kak Iis. Ia menjelaskan perjalanan produksi koran, pekerjaan seorang reporter hingga teknik menulis. Untuk menulis sebuah berita, unsur 5 W (apa, di mana, mengapa, siapa, kapan) + 1 H (bagaimana) harus lengkap loh Sobat Medi.

Lalu judul dan paragraf pertama pun tak kalah penting, ibarat wajah, sebuah judul menggambarkan menarik tidaknya tulisan.

"Judul harus berisi 5 kata yang menarik. Judul dan kalimat pertama harus berisi kalimat yang menarik perhatian pembaca, tentang hal yang unik, menarik, penting atau hal yang baru," kata Kak Iis.

Wawancara gubernur

Setelah pelatihan jurnalistik, para Repcil kemudian mempraktikkan ilmu yang sudah didapatnya, yakni teknik wawancara. Repcil yang berasal dari Bogor, Bekasi, dan Bandung berkesempatan mewawancarai orang nomor 1 di Jawa Barat, yakni Pak Ahmad Heriawan, di Gedung Sate.

Sejumlah pertanyaan yang dibuat masing-masing Repcil dilontarkan, mulai kontribusi, pengalaman, serta berbagai prestasi yang telah dicapai selama Aher berkiprah di Jabar.

"Aku bertanya tentang fasilitas untuk kaum difabel, karena terinspirasi dari Omku. Menurut Pak Aher, fasilitas publik untuk kaum disabilitas ini sudah terelaliasasi di beberapa tempat dan akan segera dilengkapi agar kota menjadi semakin nyaman," kata Luna, SD BPI Bandung.

Dalam wawancara itu, Pak Aher pun mengungkapkan kebanggaannya terhadap anak Jawa Barat yang cerdas, ramah, dan berprestasi. Ia pun berpesan anak Indonesia berperan sesuai porsinya, yakni belajar. "Teruslah menambah pengetahuan dengan budaya membaca, baik membaca buku fisik maupun elektronik, itu tergantung kebiasaan dan kenyamanan supaya wawasan terus bertambah. Jangan sampai jam untuk membaca lebih sedikit daripada bermain," pesan pak Aher.

Dengan penuh keakraban, Pak Aher pun merasa antusias dapat bertemu repcil yang cukup banyak. "Ini merupakan kali pertama diliput oleh anak-anak apalagi reporternya banyak sekali. Ini juga wawancara paling lama selama saya menjabat jadi gubernur," Pungkas pak Aher sambil tersenyum.

Seru kan sobat? Kegiatan Repcil pun masih berlanjut loh. Ikuti terus cerita Medi ya! (Suryani Wandari/M-1)

Komentar