MI Anak

Rawat, Peduli, dan Sayangi Mereka

Ahad, 17 September 2017 02:01 WIB Penulis: Suryani Wandari

MI/SURYANI WANDARI

Memakai baju berwarna cerah dengan model yang unik, beberapa anjing mungil terlihat berjalan-jalan bersama pemiliknya, bahkan di antaranya ada yang didorong memakai kereta bayi, Jumat (8/9). Tak hanya itu ada pula anjing jenis siberian husky mirip serigala yang menggonggong kencang. Bahkan anjing berukuran cukup besar jenis golden berjalan mendekati Medi sambil mengendus. Eiiitt rupanya anjing ini hanya ingin dielus tangan Medi loh sobat.

Jika kalian suka takut melihat dan dekat dengan anjing, di acara Indo Pet Expo 2017 yang diselenggarakan 8 hingga 10 September di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang Selatan Banten ini kita enggak perlu takut loh karena mereka sudah jinak bahkan beberapa hewan bisa diajak bermain nih sobat. Bukan hanya anjing, ada pula hewan lucu dan menggemaskan di sini yang tentunya merupakan hewan yang bisa dipelihara. Yuk kenalan sama mereka.

Musang lagi bete

Pertama yang menarik perhatian Medi adalah musang. Musang akar yang masih bayi ini tampak berjalan-jalan dari tangan hingga pundak pengunjung yang ingin berfoto. Ada pula musang bulan berukuran cukup besar dengan berat 12 kg. "Musang bulan ini merupakan jenis musang terbesar kedua setelah binturong yang ukurannya bisa mencapai sebesar sepeda motor," kata Kak Anja, keeper Perkumpulan Pemerhati Musang Indonesia (Pepmi).

Warna hitam dengan warna putih di ujung ekornya, pengunjung selalu ingin mengelus bulu di tubuhnya loh. Musang ini sama sekali enggak merasa terganggu bahkan dia keeanakan saat tubuhnya digaruk. Hihi lucu ya. Namun ada satu musang yang sedang murung di kandangnya, musang jenis pandan yang sering dipelihara orang. Kenapa disebut pandan ya? Ya, sesuai namanya musang ini bisa menghasilkan wangi pandan dari tubuhnya, tapi ini tidak berlaku bagi musang betina ya sobat. Tapi kenapa ya dia murung?

"Musang bernama Giant ini lagi bete, dia nggak mau ketemu orang karena seharusnya siang hari dia tidur," kata Kak Anja. Ya benar sobat, musang termasuk hewan nokturnal atau hewan yang aktif di malam hari, dan tidur di siang hari seperti kelelawar.

Nah musang jenis pandan ini yang banyak dipelihara orang-orang, selain menjadi teman main, musang jenis ini biasanya dipakai untuk memproduksi kopi luwak loh. Menurut kak Anja, memelihara musang ini pun cukup mudah jika dibandingkan dengan kucing dan anjing. "Makanannya adalah buah-buahan dan makanan kucing, untuk merawatnya pun mudah cukup dibersihkan dengan sampo biasa," kata Kak Anja.

Si imut yang menggemaskan

Bagi sobat medi yang ingin punya teman bermain, kamu bisa memilih hewan kecil yang lembut nan jinak. Selain kelinci dan marmut, ada landak mini dan sugar glider, kira-kira sobat Medi sudah tahu belum ya?

Seperti landak kebanyakan, landak memang mempunyai duri di bagian atas tubuhnya. Duri ini untuk mempertahankan diri dari pemburu, ia biasanya akan mendirikan durinya jika merasa terancam atau waspada pada sekitarnya. Tapi tenang sobat, duri pada landak mini ini seperti sikat, cukup rapat dan tidak terlalu tajam.

Ada pula suger glider yang ukurannya kecil, bahkan saking kecilnya bisa digenggam tangan loh. Ia termasuk mamalia, keluarga marsupial seperti kangguru atau koala yang merupakan hewan berkantung. Tak heran jika suger glider ini suka sekali diam di saku baju pemiliknya jika sedang bermain. Hihi lucu kan sobat.

Habitat aslinya ada di Australia dan Papua. Mereka hewan sosial, hidup berkelompok 10 hingga 15 ekor, dengan masa hidup sekitar 12-15 tahun.

Beragam lomba

Bukan hanya di pamerkan, hewan-hewan ini pun kadang diikut sertakan dalam beragam lomba loh, seperti Beauty Contest Parkit, lomba ketangkasan otter atau berang-berang seperti makan lele, lomba pasang harness, atau lomba masuk pet cargo. Ada pula lomba untuk suger glider seperti adu cepat makan ulat, lomba panjat tali, lomba berjalan di atas tali, hingga lomba glide to me.

Nah seru kan sobat Medi? Selain bisa melihat kalian juga bisa melihat ketangkasan hewan peliharaan ini. Ketua panitia Indo Pet Expo 2017 menyatakan kegiatan ini penting karena mengundang pihak-pihak penggemar, penyayang, dan peduli hewan peliharaan. "Banyak hewan telantar yang semula dibeli atau dirawat baik lalu diabaikan. Partisipasi para pembela dan pengayom hewan ini menyiapkan hewan untuk diadopsi merupakan peran mulia," kata ibu Wiwiek Bagja, ketua Indo Pet 2017.

Sobat Medi tertarik memelihara salah satunya? Yuk jadi penyayang binatang yang peduli hidup hewan dan lingkungannya.

Komentar