Eksplorasi

Anak Muda Milenial Kurang Minat Berkencan

Sabtu, 16 September 2017 08:15 WIB Penulis:

POPSUGAR-HANGOUT

ANAK-ANAK muda zaman sekarang atau yang lebih dikenal dengan generasi milenial memiliki ketertarikan untuk berkencan lebih rendah daripada orang-orang pada generasi sebelum mereka.

Profesor Jean Twenge dari San Diego State University mengungkapkan, kenyataan tersebut dalam buku Why Today's Super-Connected Kids Are Growing Up Less Rebellious, More Tolerant, Less Happy-and Completely Unprepared for Adulthood-and What That Means for the Rest of Us.

Berdasarkan hasil penelitian, Twenge memaparkan sejumlah alasan kurangnya minat generasi milenial untuk berkencan.

Twenge melakukan survei dan wawancara secara mendalam terhadap 11 juta anak generasi milenial.

Hasilnya diketahui kebanyakan anak dari generasi milenial menghabiskan waktu bersama telepon pintar mereka untuk berkomunikasi dengan teman-teman ketimbang bertemu langsung dan berinteraksi.

Akibat kurangnya interaksi langsung ini, menyebabkan turunnya keinginan untuk berkencan pada generasi milenial.

Kesimpulan itu didukung sejumlah bukti yang dia dapatkan yang menyatakan kebanyakan anak-anak generasi milenial mulai berkencan pada usia 17 tahun, setahun lebih lambat jika dibandingkan dengan generasi sebelum mereka yang rata-rata mulai berkencan pada usia 14-15 tahun.

Selain itu, sebuah studi juga mengungkapkan bahwa generasi milenial merupakan orang-orang yang memiliki pandangan paling konservatif jika dibandingkan dengan orang-orang pada generasi sebelum mereka.

Pada sebuah survei diketahui sebanyak 59% generasi milenial memiliki pandangan yang konservatif mengenai pernikahan sesama jenis, hak transgender, dan obat-obatan terlarang.

Aplikasi kencan

Alih-alih bertemu langsung dan berkencan, perkembangan teknologi saat ini memungkinkan para jomlo untuk melakukan penjajakan teman baru yang berpotensi menjadi pasangan.

Saat ini sudah banyak aplikasi kencan online yang menyediakan opsi untuk mencari pasangan.

Sayangnya, sebagian besar orang menggunakan fasilitas tersebut hanya sebatas untuk bersenang-senang atau sekadar iseng. (Dailymail/*/L-2)

Komentar