Internasional

Jaksa Agung RI Keluhkan Pelaku Narkoba kepada Delegasi China

Kamis, 14 September 2017 22:51 WIB Penulis: Antara

MI/Susanto

JAKSA Agung HM Prasetyo mengeluhkan soal pelaku narkoba dan masuknya bahan adiktif berasal dari China kepada komunitas hukum Tiongkok atau China Law Society.

"Saya sampaikan juga kepada beliau secara terbuka betapa marak dan banyaknya zat adiktif dari China, pelaku China yang ada di Indonesia," katanya seusai menerima rombongan China Law Society yang dipimpin Bao Shaokun di Jakarta, Kamis (14/9) malam.

Dikatakan, dari pertemuan itu semua memiliki suatu perhatian khusus dan konsentrasi yang begitu tinggi terhadap penanganan narkotika.

Ia menjelaskan kepada rombongan delegasi itu, betapa banyaknya korban narkotika selama ini dari anak muda Indonesia hingga menimbulkan
keprihatinan.

"Mereka juga menyadari hal itu dalam mengalami hal yang sama di China. Bersama kita memberantas narkotika ini," katanya.

Nantinya, kata dia, kerja sama penanganan narkotika ini tidak tertutup kemungkinan ditandatangani melalui kesepakatan bersama (MoU).

Selain itu, komunitas hukum Tiongkok yang sudah berdiri sejak 1949 dengan anggota para pakar hukum, profesor, praktisi, dan berbagi pengalaman soal hukum.

Selain itu penjajakan kerja sama hukum antara Republik Indonesia dengan China.

"Saya juga diundang ke Nanning, China, pada Desember 2017 mendatang. Saya akan pertimbangkan ke sana karena banyak sekali manfaatnya," katanya.

Saat ini semakin masif kejahatan lintas negara yang tentunya perlu penanganan khusus.

"Kita sangat banyak mendapatkan perhatian khusus," kata Prasetyo.

Di antaranya membicarakan masalah pemberantasan tindak pidana korupsi, kejahatan lingkungan hidup, dan masalah pencucian uang.

"Kita juga bikin perjanjian dan kita kerjakan bersama. Saling memberikan informasi, saling membagi pengalaman dan memberikan bantuan sekiranya memerlukan," katanya. (OL-2)

Komentar