Nusantara

64 Pemuda Dirawat di RSJ, Dua Orang Tewas akibat Konsumsi PCC

Kamis, 14 September 2017 20:54 WIB Penulis: Abdul Halim

Ist

KORBAN konsumsi obat Parasetamol Cafein Carisopradol (PCC) yang masuk rumah sakit jiwa terus bertambah. Hingga pukul 14.00 Wita korban sudah 64 orang.

Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari, dr Abdul Razak, mengatakan, korban yang masuk rumah sakit jiwa sejak Rabu (13/9) kemarin sebanyak 44 orang, 22 di antaranya telah dipulangkan karena sudah sadar. Sedangkan 22 orang lagi sampai saat ini masih dirawat di RSJ tersebut.

Mereka yang masuk karena mengalami gangguan jiwa setelah konsumsi PCC. Saat berada di RSJ, kata Razak, semua pasien diikat karena mereka mengamuk dan membentur-benturkan kepala ke tembok.

Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah karena masih banyak korban yang belum melapor.

Sementara itu, Kapolsek Mandonga, AKP Haris Akhmar Basuki, mengatakan, telah menahan seorang ibu rumah tangga berinisial ST yang menjual PCC kepada korban. Selain menahan ST, polisi juga mengamankan ratusan butir pil PCC dari tangan pelaku.

Kepala Bidang Pencegahan Badan Narkotikan Nasional Sulawesi Tenggara, Bagus Haro, mengatakan, korban hingga pukul 15.00 Wita terus bertambah hingga 64 orang.

BNN belum memastikan obat yang mereka konsumsi itu merupakan narkotika atau bukan. Menurut Bagus, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kendari.

Sementara suasana duka menyelumuti rumah Raup, warga Kelurahan Watu Watu Kecamatan Kendari. Leksi dan Rafli, putra Raup, dan Rafli menjadi korban konsumsi PCC. Leksi, 20, ditemukan tewas tenggelam setelah konsumsi PCC, sedangkan Rafli masih dirawat di RSJ. (OL-2)

Komentar