Olahraga

Dua Tunggal Putra ke Putaran Kedua

Kamis, 14 September 2017 06:35 WIB Penulis:

AP

SEJUMLAH wakil Indonesia di kejuaraan bulu tangkis Korea Terbuka 2017 berhasil melaju ke babak kedua.

Namun, beberapa pemain dipaksa berjuang keras untuk menaklukkan lawan mereka agar bisa meraih tiket ke putaran berikutnya.

Pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, dipaksa bermain rubber game oleh pebulu tangkis tuan rumah, Lee Song-keun, yang lolos dari babak kualifikasi.

Bermain di SK Handball Stadium, Seoul, Korea Selatan (Korsel), Anthony berhasil menang 21-8, 16-21, dan 11-21 setelah bermain 55 menit.

Bukan hanya Anthony, Jonathan Christie juga harus memainkan tiga set melawan pemain tuan rumah, Lee Hyun-il.

Perjuangan Jonathan membuahkan hasil dengan memenangi pertandingan 21-16, 21-23, dan 21-12.

Sayangnya, Indonesia harus kehilangan satu wakil di nomor tunggal putra.

Pemain Tommy Sugiarto gagal melaju ke babak kedua setelah ditaklukkan pemain Hong Kong, Wong Wing Ki Vincent, dengan dua set langsung 22-20 dan 21-13.

Sementara itu, di nomor tunggal putri, hanya Gregoria Mariska yang berhak melangkah ke babak berikutnya.

Dia menghentikan laju Busanan Ongbamrungphan dari Thailand dengan 13-21, 21-9, dan 21-15.

Fitriani harus mengakui keunggulan pemain 'Negeri Sakura', Sayaka Sato, dengan skor 11-21 dan 7-21.

Satu-satunya pasangan Indonesia di nomor ganda putri, Greysia Polii/Apriani Rahayu, mengikuti jejak Gregoria.

Pasangan Greysia/Apriani membungkam lawan yang pernah mereka taklukkan di SEA Games 2017,

Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai dari Thailand 21-15 dan 24-22.

"Setelah kalah di SEA Games 2017 kemarin, kami memang mempelajari permainan mereka lagi dan bisa lebih siap," kata Greysia seusai memenangi pertandingan tersebut.

Untuk nomor ganda putra, dari tiga pasangan elite yang diterjunkan ke 'Negeri Ginseng', dua sudah menyerah di babak pertama.

Berry Angriawan/Hardianto dihentikan unggulan satu asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogen-sen dua set langsung dengan hasil 17-21 dan 17-21.

"Lawan sangat pintar, suka mengubah tempo, kami kaget dan kurang cermat," ucap Berry mengenai lawannya seusai pertandingan. (Badminton.ord/Beo/R-4)

Komentar