Nusantara

Ditangkap KPK, Bupati Batubara Dibawa ke Jakarta

Rabu, 13 September 2017 19:37 WIB Penulis: Puji Santoso

Dok. MI

MASYARAKAT Sumatra Utara dihebohkan dengan isu penangkapan Bupati OK Arya Zulkarnain oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT). Informasi itu sempat merebak dari mulut ke mulut Rabu (13/9) siang.

"Iya, saya sudah dapat info OK Arya ditangkap KPK. Pokoknya, infonya sudah A1, jam 6 sore (18.00 WIB) nanti dibawa ke Jakarta," tutur seorang pejabat daerah di Sumut yang tidak ingin diungkap jatidirinya saat dihubungi dari Medan.

Informasi yang dia peroleh menyebutkan, bupati yang bernama lengkap Orang Kaya Arya Zulkarnain itu terjaring OTT di Kantor Bupati Batubara.

"OTT di kantor, lalu dibawa ke rumah dinas. OTT tadi jam 1 siang tadi, tapi jangan sebut nama saya untuk kasih keterangan ya," ujarnya mewanti-wanti. Namun, sumber tersebut tidak mengetahui dalam kasus apa OK Arya terjaring OTT KPK.

Dihubungi terpisah, Wakil Bupati Batubara, RM Harry Nugroho, mengaku tidak mengetahui kabar penangkapan Bupati OK Arya oleh KPK.

"Saya tidak tau tentang isu tersebut, saya baru tahu isu tersebut dari orang-orang di kantor," kata Harry dari Kota Lima Puluh, ibu kota Kabupaten Batubara, Rabu petang.

Sepengetahuannya, hari ini Bupati OK Arya memang masuk kantor.

"Terakhir saya berkomunikasi sekitar pukul 15:00 WIB sampai 16:00 WIB, tetapi handphone beliau tidak diangkat. Setelah itu saya hubungi lagi sudah tidak bisa," ujarnya.

Informasi ini tentu saja tak disia-siakan oleh awak media. Sampai berita ini dibuat, sejumlah jurnalis masih berada di Kantor Bupati Batubara di Kota Lima Puluh.

"Kami semua di sini melihat perkembangan selanjutnya," ujar Catur, jurnalis televisi swasta di Lima Puluh.

Berdasarkan informasi, sebelum ditangkap KPP, Bupati OK Arya Zulkarnain pada siang tadi sekitar pukul 11:00 WIB masih menghadiri acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-45 di Aula Kantor Kabupaten Batubara. (OL-2)

Komentar