Polkam dan HAM

KPU Gelar Rapimnas Bahas Pilkada dan Pemilu

Rabu, 13 September 2017 16:29 WIB Penulis: Palce Amalo

MI/SUSANTO

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) se-Indonesia menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) di Kupang, Nusa Tenggara Timur 12-15 September 2017. Rapimnas digelar di Hotel Aston Kupang berlangsung tertutup.

Komisioner KPU Nusa Tenggara Timur Yosafat Koli mengatakan rapat membahas berbagai persoalan terkait pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019. Rapimnas tersebut sangat bermanfaat karena akan menghasilkan berbagai keputusan yang bermanfaat bagi KPU di semua tingkatan.

"Setiap rapat pimpinan memang ketat kendali informasinya karena banyak isu dan masalah dikupas secara blak-blakan," kata Yosafat, Rabu (13/9).

Sebelum menghadiri rapimnas, Ketua Arief Budiman memberikan kuliah umum di Kampus Pasca Sarjana Universitas Nusa Cendana yang dihadiri Direktur Pasca Sarjana Undana Alo Liliweri, dan sekitar 200 mahasiswa.

Menurutnya KPU di semua tingkatan telah siap menyelenggarakan pemilihan serentak 2018 di 171 daerah yg terdiri dari 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten serta pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019.

"Dengan bekal pengalaman selama ini KPU sangat siap untuk menyelenggarakan Pemilu 2018 dan 2019," ujarnya.

Kesiapan itu dapat dilihat dari perangkat yang disiapkan seperti regulasi berupa peraturan-peraturan KPU sebagai dasar pijak penyelenggaraan, selain undang-undang. KPU telah menyiapkan aturan untuk pemilihan serentak 2018, sedangkan untuk pemilu 2019 KPU juga sedang menyiapkan regulasi.

"Sekalipun saat ini undang-undang no 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum sedang menanti uji materil," kata Dia.

Terkait sumber daya manusia (SDM) menurut Dia, KPU telah menyiapkan SDM di setiap tingkatan dengan berbagai pelatihan dan aplikasi yang memudahkan. Contoh, saat ini adalah Sidalih, aplikasi yang memudahkan setiap orang mengakses informasi terkait data pemilih.

Masih ada sistem aplikasi lain yg memudahkan penyelenggara untuk melaksanakan tugas secara baik.

Budiman juga mengharapkan mahasiswa ikut berpartisipasi menyukseskan pemilu 2018 dan 2019. Kuliah umum yang berlangsung dua jam itu menarik perhatian mahasiswa dan berlangsung dinamis. (OL-6)

Komentar