Sepak Bola

Wajib Menang Telak

Selasa, 12 September 2017 23:16 WIB Penulis: Satria Sakti Utama satria@mediaindonesia.com

DOK AFF

KEKALAHAN telak yang terduga dengan skor 3-0 dari tim nasional (timnas) Vietnam plus kemenangan besar tujuh gol Myanmar kontra Filipina membuat posisi timnas Indonesia U-19 tidak mudah. Untuk dapat lolos dari babak penyisihan Grup B Piala AFF U-18 2017, tim Garuda Muda Nusantara harus menang besar di laga pamungkas. Tidak ada opsi lain bagi skuat asuhan Indra Sjafri untuk mencetak gol sebanyak mungkin saat melawan Brunei Darussalam di Thuwunna Stadium, sore ini.

Apalagi laga penentu lain, tim tuan rumah Myanmar kontra Vietnam bermain pada malam harinya, tidak dalam waktu yang bersamaan. Timnas Indonesia U-19 harus menang minimal dengan jarak delapan gol. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk jika timnas Myanmar berhasil menaklukkan pasuk­an the Golden Stars julukan Vietnam yang akan bermain pada malam harinya.

Indra sendiri mengaku telah membenahi seluruh kekurang-an di timnya seusai dibantai Vietnam, Senin (11/9). Permasalahan terbesar Indonesia ialah buruknya penyelesai-an akhir, kendati menguasai jalannya pertandingan. Pelatih berdarah Minang itu hanya melakukan latihan ri-ngan kepada anak asuhnya sebelum duel melawan Brunei. Tidak hanya itu, Sjafri menyebut anak-anak asuhnya tidak bermain maksimal saat melawan Vietnam. “Pertandingan ini di luar dugaan saya. Pertahanan dan organisasi para pemain kurang maksimal,” ujarnya.

Dia mengakui timnas U-19 memang mengubah rencana permainan beberapa jam sebelum pertandingan versus Vietnam karena pencetak hattrick di laga kedua versus Filipina Feby Eka Putra mendadak demam. Namun, Sjafri meminta anak asuhnya melupakan kekalahan telak dari Vietnam. “Kami fokus menghadapi Brunei. Mereka bukanlah tim yang bisa dianggap enteng. Meski mereka tidak akan lolos, tapi wajib menang untuk lolos. Kami telah melakukan evaluasi,” ujar Indra di Yangon, Myanmar, Selasa (12/9). Secara matematis, Indonesia diprediksi bakal menang mudah. Dalam dua pertandingan terakhir skuat Tebuan--julukan Brunei-- harus rela gawangnya

Komentar