Polkam dan HAM

468 Mahasiswa ABN NasDem ke Lapangan

Sabtu, 9 September 2017 10:20 WIB Penulis: MI

Ratusan mahasiswa mendapat pengarahan saat pelepasan program Akademi Bela Negara (ABN) di Gedung Akademi Bela Negara Partai NasDem (ABN), Jakarta---MI/BARY FATAHILLAH

AKADEMI Bela Negara (ABN) Partai NasDem memberangkatkan 468 mahasiswa ke empat provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

"Pemberangkatan akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama untuk hari ini (kemarin) diberangkatkan ke dua provinsi, yakni Jawa Tengah 15 untuk kabupaten dan Jawa Barat 20 kabupaten," jelas Deputi II ABN NasDem, Damianus Bilo di Jakarta, kemarin.

Setelah menjalani pendidikan selama empat bulan di kampus ABN NasDem di Pancoran, Jakarta Selatan, kata Dami, mereka siap turun ke lapangan untuk melaksanakan tugas di tengah masyarakat.

Kegiatan di masyarakat tersebut, jelasnya, dirumuskan dalam bentuk program intership. "Empat provinsi ini sebagai percobaan untuk ke depannya akan dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia," katanya.

Di masyarakat, imbuh Dami, para mahasiswa ABN akan bertemu langsung dengan masyarakat serta pejabat pemerintah daerah. "Mereka akan melakukan tanya jawab mengenai permasalahan yang ada dan siap untuk membantu penyelesaian sesuai kemampuan yang mereka miliki," paparnya.

Kampus Akademi Bela Negara Partai NasDem diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 16 Juli lalu. "Saya gembira karena dapat hadir menyaksikan langsung langkah baik NasDem mendirikan Akademi Bela Negara, akademi yang tujuan utamanya menumbuhkan semangat nasionalisme, patriotisme, dan membangun soliditas sesama anak bangsa dalam merawat gotong royong. Saya apresiasi inisiatif bangun bela negara oleh NasDem," kata Jokowi ketika itu.

Jokowi mengaku sempat meninjau sejumlah fasilitas kampus sebelum peresmian berlangsung. Dia memuji sarana dan prasarana di tempat pelatihan tersebut.

"Saya senang sekali tadi melihat fasilitas yang ada di Akademi Bela Negara ini. Saya lihat toiletnya, kamar kecilnya sekelas bintang empat atau bintang lima," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Selain itu, fasilitas perpustakaan juga menjadi perhatian Jokowi. Ruang tersebut dianggap sebagai tempat yang modern dalam menyediakan jendela ilmu dunia.

"Perpustakaannya sangat modern, ruang kelasnya modern, inilah contoh Indonesia masa depan. Artinya, Akademi Bela Negara ini ingin menyiapkan kader bangsa melihat Indonesia ke depan, betul-betul disiapkan," ucap Jokowi.

"Jangan sampai kita persiapkan kader bangsa masa depan dengan fasilitas seadanya. Ini membangun karakter bangsa," imbuhnya. (Gol/
Mtvn/P-3)

Komentar