Humaniora

Negara Islam Harus Perkuat Iptek

Sabtu, 9 September 2017 09:31 WIB Penulis: MI

AFP/ MOHD RASFAN

WAKIL Presiden Jusuf Kalla bertolak ke Kazakhstan dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Pertama Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) tentang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek).

Wapres didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla berangkat menggunakan pesawat kepresidenan melalui Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, kemarin (Jumat, 8/9) pagi.

Juru Bicara Wakil Presiden Husain Abdullah mengatakan, dalam KTT yang digelar 10-11 September 2017 tersebut Wapres JK akan lebih banyak membicarakan sains dan teknologi serta bagaimana negara-negara Islam kembali menggairahkan hal yang sifatnya sainstifik.

"Ini yang akan menjadi presentasi semoga bisa menggugah negara lain untuk bergerak di iptek. Itu manfaatnya bukan cuma berdampak khusus ke Indonesia. Ini jadi sesuatu momentum. Sebagai wapres, Pak JK sangat paham saat ini lompatan iptek itu sangat cepat," katanya.

Selain itu, menurut Husain, Wapres juga akan melakukan beberapa pertemuan bilateral, termasuk dengan Presiden Kazakhstan yang menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk lebih mempererat hubungan dengan negara tersebut.

Wapres dalam KTT tersebut akan menyampaikan pidato tentang usulan program unggulan dan beasiswa kepada negara anggota OKI serta pentingnya kerja sama antar-Center of Excellence pada Working Session I: Emerging Relations between Science and Society in the 21st Century, Minggu (10/9).

Wapres JK juga dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Kazakhstan, Nursultan, Senin (11/9).

KTT yang digelar selama dua hari itu akan dibuka oleh Presiden Kazakshtan di Palace of Independence Tauelsizdik Ave 52, Astana, Kazakhstan Minggu (10/9).

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pidato Presiden Turki sebagai Ketua OKI dan Presiden Pakistan sebagai Ketua Comstech-Committee on Science and Technology, serta perwakilan kawasan Kepala Negara Arab Saudi (Arab), Uzbekistan (Asia), Pantai Gading (Afrika) di hari dan tempat yang sama.

Wapres Jusuf Kalla ialah satu-satunya delegasi setingkat wapres di antara 20 kepala negara/pemerintahan yang hadir. Wapres juga didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, serta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir.(Ant/P-4)

Komentar