Kuliner

Pedas yang Menggoda

Ahad, 3 September 2017 07:31 WIB Penulis: Rizky Noor Alam

MI/Panca Syurkani

PENGGEMAR seafood tentunya akrab dengan beragam makanan khas Makassar. Beragam sajian ikan bakar, udang, maupun kepiting yang diolah menggunakan selera Sulawesi Selatan ini sangat memanjakan lidah. Tidak semata cara pengelolahannya khas Makassar, tapi semua bahan baku yang digunakan di Restoran Samudera Rasa, Kelapa Gading, Jakarta Utara itu juga didatangkan langsung dari Makassar.

Salah satunya ialah ikan kudu-kudu. Ikan yang berkulit keras dan berbentuk kotak itu digoreng kering dengan tepung. Ikan kudu-kudu goreng tepung ini memiliki lapisan luar yang gurih, tapi lembut di bagian dalamnya. Cocok dinikmati bersama seporsi nasi panas.

"Ikan kudu-kudu goreng tepung pertama dibelah dan diambil dagingnya lalu dibersihkan. Kemudian daging tersebut kita filet tipis-tipis untuk kemudian dimarinasi, bumbunya itu rempah-rempah. Setelah dimarinasi selama 2 menit lalu diberi tepung dan digoreng kurang lebih 5 menit," jelas Chef Samudera Rasa, Aliman, kepada Media Indonesia, Juli lalu.

Hidangan andalan lain ialah ikan tapi-tapi. Spotted sicklefish ini diolah dengan cara dipanggang dengan dua jenis saus yang berbeda, yakni saus rica-rica dan saus parape.

Ikan yang dihidangkan dengan cara dibelah dua itu memiliki tekstur yang lembut dan gurih. Saat dicampurkan dengan saus rica-rica akan memberikan sensasi pedas nan nikmat. Bagi yang kurang menyukai pedas bisa memilih sisi satunya dengan saus parape yang manis karena diolah menggunakan kecap.

"Ikan tapi-tapi rica manado dan parape ini dibakar saja setelah dimarinasi dengan garam dan penyedap. Lalu dibakar kurang lebih sekitar 12 menit karena dagingnya tebal sehingga membutuhkan waktu lebih lama, baru diberi sausnya ini. Untuk saus rica manadonya sendiri itu bahan utamanya adalah cabai rawit, sedangkan parape banyak menggunakan bawang merah dan kecap," imbuh Chef Aliman.

Kedua jenis hidangan ikan ini dibanderol sesuai dengan berat dari ikannya. Ikan tapi-tapi dihargai Rp15.500 per ons, sedangkan ikan kudu-kudu seharga Rp16.500 per ons.

Kepiting

Pilihan lain selain ikan ialah kepiting jontor. Kepiting bakau yang didatangkan langsung dari Papua ini berukuran besar. Bumbu dari hidangan yang dibanderol Rp155 ribu-Rp455 ribu ini didominasi cabai dan rempah-rempah yang dihaluskan dengan cita rasa pedas.

Selain itu, ada udang peci kemangi. Udang air tawar yang berukuran sedang ini dimasak dengan bumbu pedas dan daun kemangi. Rasa udang yang segar, manis, dan lembut itu tidak hilang saat menggunakan saus pedas. Aroma dari daun kemangi semakin menggugah selera untuk menyantapnya.

"Kalau untuk udang, itu kita goreng dulu kemudian dimasukkan bumbu cabai, bawang merah, bawang putih, lalu kemangi," tambah Chef Aliman. Hidangan ini bisa disantap dengan membayar Rp55 ribu per porsi.

Pendamping

Mendampingi semua hidangan boga bahari itu, Anda bisa menambahkan kangkung balacan. Sesuai namanya, tumis kangkung ini menggunakan sambal balacan atau bagi masyarakat umum ialah terasi. Seporsi tumis kangkung ini dihargai Rp24 ribu.

Melengkapi Anda bersantap, ada sejumlah sambal yang disediakan. Ada sambal petis, sambal mangga, dan sambal dabu-dabu. Semua bisa menambah selera makan Anda.

Setelah bersantap makanan yang membakar lidah Anda, sudah saatnya menyegarkannya dengan sejumlah minuman. Coba kesegaran dari es kelapa jeruk. Daging kelapa yang sudah kekeruk itu dimasukkan ke perasan jeruk. Rasa asam dan segar dari minuman seharga Rp35 ribu ini cocok menetralkan seafood yang sudah Anda nikmati. (M-4)

Komentar