Travelista

Berwisata di Anambas, Kepulauan Riau

Ahad, 3 September 2017 00:16 WIB Penulis: Susanto/M-1

MI/Susanto

Pasir putih dan laut jernih.
Menjelajahlah dengan kapal dari pulau ke pulau. Ada Pulau Ayam yang masih sangat asri, saking terpencilnya, hanya satu keluarga yang sudi menempati pulau tersebut. Deretan pepohonan kelapa bisa menjadi obat pengusir dahaga.

Begitupun Pulau Durate, pulau tak berpenghuni dengan hamparan pasir putih dengan gugusan terumbu karang dan barisan ikan menari mengikuti arus air, seakan menarik wisatawan untuk berenang dan ikut hanyut dalam keindahannya.

Tak usah khawatir dengan perut lapar, awak kapal dengan senang hati menyaji­kan ikan-ikan hasil tangkapan untuk segera dihidangkan saat makan siang. Menikmati ikan bakar yang masih segar di pinggir pantai dengan pandangan luas ke arah laut ditemani deburan ombak. Mungkin ini saat yang tepat untuk mengucap, “Nikmat mana lagi yang engkau dustakan....”

Melepas penyu di Keramut

Seusai makan siang, snorkeling, dan jalan-jalan santai menyusuri pantai, tiba saatnya menuju titik pemberhentian selanjutnya. Kali ini kami ke Pulau Keramut untuk mengisi perbekalan.

Di pulau tersebut, senyum ramah menyapa, beberapa warga menyisipkan tempatnya untuk merawat anak-anak penyu. Penyu tersebut kemudian akan dilepas setelah kondisinya sudah kuat demi menjaga kelestariannya.

Sore di Pantai Kusik

Bicara soal menghabiskan waktu sore, sempatkan mampir ke Pantai Kusik. Dengan menyewa kendaraan bermotor, kita bisa langsung menikmati perjalanan dengan jalan aspal terbentang. Namun, tunggu dulu, jalan aspal terhenti setelah beberapa kilometer menikmati. Untuk menuju pantai tersebut, kami harus melintasi jalan sempit dan terjal dengan tekstur menanjak dan menurun.

Terkadang, lebih tepat bagi penikmat tantangan yang haus untuk memompa adrenalinnya. Bukan apa-apa, kondisi medan berbukit dengan jalan yang terjal harus diimbangi dengan kelincahan menekuk setang motor. Salah perhitungan bisa-bisa masuk bibir pantai.

Setelah melalui ‘jalur ketegangan’ itu, akhirnya kami sampai di Dermaga Pantai Kusik. Tak kalah dengan pulau dan pantai lain di Anambas. Pasir putih dan air yang jernih seakan menjadi menu wajib. Semua terbalas oleh kepayahan sebelumnya. Tak lama, langit merona jingga. Kami pun menikmati keindahan matahari terbenam. (M-1)

Komentar