Surat Pembaca

Evaluasi secara Menyeluruh Olahraga Indonesia

Kamis, 31 August 2017 09:58 WIB Penulis: Aji Setiawan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta

AP/VINCENT PHOON

OLAHRAGA Indonesia dalam ajang SEA Games pada 2017 di Malaysia ini mengalami kemunduran. Berdasarkan hasil akhir Indonesia hanya mampu meraih 38 medali emas dan berada di peringkat kelima setelah Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Pada perhelatan olahraga akbar se-Asia Tenggara ini Indonesia gagal memenuhi target 55 medali emas dan memperbaiki peringkat ke posisi empat besar. Memang posisi itu sama dengan prestasi Indonesia pada SEA Games 2015 Singapura, yaitu dengan mengumpulkan 45 medali emas.

Kegagalan Indonesia di SEA Games Kuala Lumpur ini merupakan yang terburuk sejak SEA Games 1977.

Tidak mengherankan bila Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla pun menyatakan kekecewaannya atas hasil tersebut. Menurut Wapres, kegagalan tersebut mesti dijadikan cambuk untuk meningkatkan prestasi Indonesia. Apalagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah pada Asian Games 2018.

Memang banyak kendala teknis yang menghadang atlet Indonesia di Kuala Lumpur. Mulai dari sarana dan prasarana hingga kebutuhan atlet yang kurang terpenuhi. Namun, hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan kemunduran prestasi Indonesia di ajang SEA Games. Kegagalan sejumlah cabang olahraga menunjukkan ada yang salah dalam pembinaan olahraga di Indonesia.

Kegagalan itu menjadi bukti bahwa olahraga Indonesia saat ini mengalami fase kemerosotan. Produktivitas para atlet kita yang menurun pada ajang SEA Games 2017 menjadikan semua pihak harus berbenah diri. Satuan pelaksanaan prog­ram Indonesia emas (Satlak Prima) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) harus melakukan evaluasi secara menyeluruh guna mengetahui kegagalan Indonesia pada pesta olahraga akbar se-Asia Tenggara tahun ini.

Evaluasi itu mulai dari pembinaan, fasilitas, dan kelancaraan anggaran menjadi pekerjaan rumah lembaga tersebut. Kegagalan SEA Games tahun ini harus menjadi pelecut untuk meningkatkan prestasi selanjutnya karena tahun depan kita akan menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games 2018. Ajang tersebut harus menjadi target berikutnya guna meningkatkan kualitas atlet kita di mata negara-negara Asia.

Komentar