Surat Pembaca

Hati-Hati Telepon Penculikan

Rabu, 30 August 2017 10:24 WIB Penulis: Tiko Cartiko Malaka Jaya, Jakarta Timur

MICOM/VICKYG

PADA Senin (28/8) sekitar pukul 14.30 WIB, telepon seluler (ponsel) saya berbunyi dari seseorang. Orang tersebut memberikan kabar buruk bahwa anak saya telah mereka culik. Penculik tersebut memerintahkan saya untuk tidak melapor ke polisi. Penculik itu juga menyebutkan bahwa ponsel saya akan terus dimonitor dan saya diperintahkan untuk tidak mematikan ponsel.

Ancaman dan perintah itu tentu saja membuat saya panik. Kemudian, penculik memerintahkan saya untuk segera mentransfer uang sebesar Rp50 juta ke reke­ning penculik di Bank BNI dengan nomor 0407140072. Penculik tersebut juga memberikan nomor Whatsapp (WA) dengan nomor 087768724566.

Saat itu saya sunguh beranggapan anak saya telah diculik sehingga apa yang diinginkan penculik pun saya ikuti, termasuk pergi ke bank untuk mentransfer uang ke nomor rekening yang disebutkan tersebut.

Namun, alhamdulillah Allah masih melindungi saya. Pada saat saya ingin melakukan transaksi melalui ATM ternyata pada hari itu ATM sedang mengalami gangguan satelit sehingga ATM tidak berfungsi. Tidak berapa lama saya mendapat kabar dari teman saya yang memberitahukan bahwa anak saya ada di rumah baru pulang sekolah.

Melalui forum surat pembaca ini, saya mengingatkan kepada ibu/bapak yang menerima kabar penculikan atau anak kecelakaan agar menerima informasi tersebut untuk tetap tenang. Jangan sampai kita terpengaruh situasi pene­lepon. Secepatnya cari informasi atas kabar tersebut. Laporkan semua kejadian ke pihak kepolisian. Jangan sampai berita buruk tersebut menimpa kepada yang lainnya.

Komentar