Film

Adaptasi Karya Stephen King

Sabtu, 26 August 2017 23:46 WIB Penulis: Her/M-4

DOK. SONY PICTURES

KEMATIAN ayah Jake Chambers (Tom Taylor) dalam kebakaran amat membekas dalam ingatan remaja tersebut. Setiap malam ia bermimpi akan peristiwa yang aneh.

Apa yang ia lihat di mimpi lalu ia gambarkan di kertas esok harinya. Baginya, semua yang muncul di mimpinya bermakna. Sayangnya bagi orang lain, pembawaannya yang cenderung diam dan gambar-gambar itu sebagai tanda gangguan kejiwaan.

Kehilangan sang ayah dianggap penyebab gangguan itu. Sang ibu berencana mengirimnya ke psikiater, sedangkan ayah ti­rinya memutuskan mengirimnya ke fasilitas untuk anak-anak yang memiliki gangguan kejiwaan.

Jake tahu dirinya tidak gila dan apa yang muncul di mimpinya nyata. Gempa dahsyat yang sering melanda dunia diyakininya berkaitan dengan mimpinya. Lewat internet, dia menelusuri satu rumah yang muncul dalam mimpinya.

Rumah itu ternyata ada, makin meyakinkannya bahwa segala yang dialaminya sesungguhnya mengarahkan dirinya untuk menuju suatu tempat dan melakukan sesuatu.

Ada sesuatu yang istimewa dimiliki Jake, yaitu kekuatan pikirannya. Banyak anak yang istimewa seperti dirinya, diculik Walter O’Dim (Matthew McConaughey) untuk dipasang ke alat untuk menghancurkan Menara Hitam.

Walter merupakan penyihir yang memiliki kekuatan menguasai pikiran orang lain, membunuh mereka hanya dengan masuk ke pikirannya. Dia berambisi menghancurkan Menara Hitam, yang melindungi dan menjaga kestabilan semua dunia yang ada. Jika menara itu hancur, kegelapan akan menguasai.

Lawannya para gunslinger, orang-orang dengan kemampuan menembak jitu. Namun, satu per satu dari mereka pun dibunuhnya. Roland Deschain (Idris Elba) ialah gunslinger terakhir yang tersisa. Dia bersumpah menghentikan Walter yang juga dikenal sebagai man in black tersebut.

Bertemu dengan Jake membuatnya jadi tahu ke mana harus mencari orang yang hendak dibunuhnya itu untuk mencegah penghancuran Menara Hitam.

Film The Dark Tower merupakan adaptasi novel Stephen King yang berisi kisah epik pertempuran abadi antara kebaikan dan keburukan, yang mempertaruhkan banyak dunia sekaligus. Film dari Columbia Pictures, MRC, dan Imagine Entertainment ini cukup intens walau di bagian akhir justru terkesan antiklimaks karena ditutup dengan adegan yang terlalu sederhana dan kurang dramatis. (Her/M-4)

Komentar