KICK ANDY

Mengubah Masa Depan

Jum'at, 25 August 2017 23:30 WIB Penulis: (Rio/M-4)

MI/SUMARYANTO BRONTO

PENDIDIKAN adalah bekal mendapatkan masa depan yang lebih baik. Prinsip itu yang dipegang teguh oleh seorang Zumrotul Choiriyah. Atas tekad dan kedisiplinannya, perempuan asal Brojonegoro ini berhasil menjadi lulusan terbaik di Universitas Islam Wali Songo Semarang pada 2014. Tak tanggung-tanggung, Zumrotul lulus dengan predikat cum laude yang mendapatkan IPK 3,93. Perempuan yang akrab disapa Zum ini tidak pernah menyangka untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi dari keluarganya.

Keseharian, ayah Zum yakni Abdul Kamid bekerja sebagai penangkap belut dan ibunya hanya seorang pembantu rumah tangga. Pada malam hari, Abdul Kamid mencari belut dan hasil tangkapannya dijual ke pasar. Untuk mencari uang tambahan, Abdul Kamid juga menjadi buruh bangunan. Semua mereka lakukan agar Zum dapat terus mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Berkat dukungan orangtua dan usaha yang sungguh-sungguh, perempuan berusia 25 tahun itu dapat membuktikan anak miskin juga mampu kuliah dan berprestasi.

Menurut sang ayah, dirinya bersama sang istri bertekad kedua anak mereka harus mendapatkan pendidikan setinggi mungkin demi mengubah kehidupan kelak. Terutama ialah tidak melanjutkan kehidupan kedua orangtua mereka yang hanya mengenyam pendidikan di bangku sekolah dasar. "Semakin ke sini, zaman itu semakin keras. Akhirnya saya sadar pendidikan itu sangat penting dan saya sangat semangat untuk mencari uang guna membiayai pendidikan anak-anak saya. Itu yang selalu saya ingatkan untuk selalu bersekolah," tutur Abdul Kamid.

Saat ini, Zum juga sedang menyelesaikan pendidikan S-2 di kampus yang sama. Seperti ketika menempuh pendidikan S-1, ia juga memperoleh beasiswa untuk pendidikan S-2. "Kalau menurut saya, Zum itu memiliki potensi dan tinggal mengarahkan potensi itu ke arah yang benar. Nah ketika ada di arah yang benar, potensi itu akan muncul dan saya sangat bangga karena Zum bisa mendapatkan segala potensi yang ia miliki itu," tutur sang suami. Bagi Zum, apa yang sudah dicapainya ini bukanlah karena keberuntungan semata, melainkan ada campur tangan sosok yang tidak pernah lelah dalam mendoakan dan menyemangati dirinya yakni orangtua.

Komentar