MI Muda

Sean Menjaga Asa Indonesia

Ahad, 20 August 2017 03:01 WIB Penulis: Suryani Wandari/M-1

MI/Adam Dwi

RAUNGAN mesin mobil Formula 1 STR 12 milik tim Toro Rosso kini telah akrab di telinga Sean Gelael, pembalap muda asal Indonesia. Bahkan kini ia kian mantap dan nyaman mengemudikannya untuk menyelesaikan 101 putaran saat menjalani tes Formula 1 di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Selasa (1/8).

Pemuda berbadan tinggi yang merupakan putra semata wayang mantan pereli nasional Ricardo Gelael dengan Rini S Bono ini memacu mobil STR12 yang biasanya dipakai pembalap Toro Rosso asal Spanyol, Carlos Sainz Jr, dan mencatat putaran terbaik 1 menit 20,341 detik. Sean mencoba bagian mobil yang berkaitan dengan aerodinamis. Bagi Sean, itu kali kedua dia memacu mobil Formula 1 sebagai pembalap penguji (test driver). April lalu, dia juga mendapat kepercayaan dari Toro Rosso untuk menguji mobil mereka pada tes yang dilakukan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir.

"Tentu saya sangat exicited untuk tes kedua ini. Sebelumnya saya sudah merasakan atmosfer tim di Bahrain dan sekarang di Budapest. Dengan saya sebagai pembalap penguji, tentu mereka akan meminta banyak masukan dari saya, dari pengembangan mobil yang mereka lakukan. Ini menarik dan sangat menambah pengalaman buat saya di masa break summer. Setelah tes ini, saya akan kembali fokus ke balapan F2," kata Sean. Dengan bergabungnya Sean Gelael mengikuti tes mengemudikan mobil STR12, bisa jadi tanda positif akan ada lagi pembalap Indonesia di balap F1.

Indonesia di ajang global

Hasil kerja keras Sean selama kejuaraan FIA Formula 3 Eropa 2013 dan kini bertandang di Formula 2 Pertamina Arden memang tidak diragukan lagi. Ia telah mengharumkan nama bangsa di kancah sirkuit internasional, bahkan ia menjadi pembalap ke-2 dari Indonesia yang akan masuk F1.

Pembalap 20 tahun ini tetap menjaga asa Indonesia di ajang balap Formula 1. Ya, Sean menampik keinginannya untuk membalap di F1 pada suatu hari nanti. Namun ia mengaku masih perlu belajar lebih keras meskipun sudah menjadi pembalap penguji. Itu sebabnya Sean masih akan bertahan di balapan Formula 2 hingga musim 2018.

"Saya tidak ingin orang berpikir saya bisa ke F1 karena didukung dana besar. Saya ingin ke F1 karena saya merasa benar-benar mampu di sana," ujar Sean, Rabu (9/8) malam.

Sean akan kembali menjalani balapan seri ke-8 F2 2017 di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, 25-27 Agustus mendatang. Dia masih terpuruk di posisi ke-17 dengan tiga poin, hasil finis ke-9 di feature race Austria dan ke-10 di feature race Inggris.

Peran fan

Meskipun lebih banyak menghabiskan waktu di luar negeri, kecintaan para penggemar terhadap Sean tak hanya sebatas melihatnya via layar kaca. Sean kerap mengadakan meet and greet di Indonesia dengan para Seansation, julukan penggemarnya. Baginya, penggemar bagaikan tulang punggung dalam kariernya.

"Mereka yang memberikan saya support, ngasih semuanya. Ketika lagi down, memberikan support untuk saya. Kalau ditanya apa arti fan buat saya, mereka adalah supporter, mereka adalah tulang punggung saya," kata Sean. Bahkan Sean sering membagikan pengalamannya balapan dan mengapresiasi para mahasiswa yang punya ketertarikan pada dunia balap, seperti yang dilakukannya April lalu di Universitas Indonesia, Jakarta.

"Alhamdulillah kami bisa berbagi di sini dan mengajar tentang motosport di Indonesia. Dan Alhamdulillah kami mendapat tempat yang terbaik di Indonesia," kata Sean. Bahkan Gading Marten, presenter pun memberikan dukungannya, ia terbang ke Sirkuit Hungaroring, Budapest, untuk menyaksikan pembalap F2 tim Pertamina Arden itu berlaga memperebutkan poin.

Tak hanya penggemarnya di Indonesia, dukungannya pun di dapatkan dari Norman Nato, pembalap F2 Tim Jagonya Ayam Pertamina Arden. Keduanya yang tergabung dalam satu tim ini menghabiskan banyak waktu bersama-sama, terutama saat menyiapkan balapan dan di sela waktu senggang.

"Ketika bersantai di hotel, kami sering sekali bercanda, tertawa bersama, dan melakukan hal lainnya. Dia (Sean) orang yang gokil (asyik). Saya suka bekerja sama dengan Sean. Dia teman yang baik," kata pembalap asal Prancis itu dalam website Sean.

Berkomentar mengenai balapan di kemudian hari, ia mengaku akan menjaga penampilannya untuk karier balapnya kelak. "Ya, rasanya seperti mimpi. Ini sekaligus tantangan besar saya. Karena itu, saya juga harus bisa tampil bagus dan konsisten pada balapan F2. Saya tahu ini merupakan kesempatan besar dalam karier balap saya," kata Sean. (M-1)

Komentar