Travelista

Enam Jam Menikmati Singapura

Ahad, 20 August 2017 06:31 WIB Penulis: Anastasia Arvirianty

DOK. CHANGI AIRPORT GROUP

Jika Anda tipe yang senang menjelajah, jangan khawatir akan bosan, sebab ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menikmati Singapura dalam waktu singkat, tentunya dengan menggunakan fasilitas yang disediakan bandara yang dinobatkan sebagai bandara terbaik sedunia, Bandara Changi.

Tur gratisan

Cara pertama, yakni memanfaatkan fasilitas berkeliling Singapura menggunakan bus tur gratis yang disediakan Bandara Changi. Untuk menggunakan fasilitas ini, Anda harus memiliki waktu transit paling tidak 5,5 jam-6 jam, agar tidak terburu waktu.

Tur ini hanya memakan waktu 2,5 jam, dan terdiri dari dua jenis tur, yakni Heritage Tour, yang dilakukan dalam empat kali sehari, dan City Sights Tour yang dilakukan dalam dua kali sehari.

Heritage Tour membawa Anda melalui kecemerlangan arsitektur masa lalu Singapura, seperti mengunjungi distrik kolonial dan budaya Chinatown, Little India, Kampong Glam, dan sebagainya, dengan dua persinggahan singkat, yakni di Kampong Glam dan di Merlion Park. Tentunya Anda mendapatkan kesempatan berfoto dengan simbol ikonik Singapura tersebut.

Adapun, City Sight Tour mengajak Anda untuk melihat Singapura modern di malam hari dengan persinggahan singkat di Merlion Park. Anda bisa mendapatkan foto dengan sejarah Kota Singa, Merlion, menikmati pemandangan kota kelas atas yang indah di lampu malam mereka--Singapore Flyer, Marina Bay Sands, Esplanade, dan semua yang lain. Tur ini juga menawarkan persinggahan singkat lain di Gardens by the Bay, tempat Anda akan menemukan supertrees Avatar yang menakjubkan. Untuk menikmati tur tersebut, Anda harus menyiapkan paspor, boarding pass, dan visa (jika menggunakan visa), dan tunjukkan saat Anda melakukan pendaftaran di Terminal 2 dan Terminal 3. Pendaftaran ditutup satu jam sebelum tur dimulai.

Piknik di bandara

Sayangnya, jam penerbangan yang tidak mendukung, membuat saya tidak bisa ikut serta menikmati tur tersebut. Namun, sebagai gantinya, saya menghabiskan waktu untuk berkeliling di dalam Bandara Changi itu sendiri.

Ini juga bisa Anda jadikan alternatif, jika Anda tidak ingin ambil risiko ketinggalan pesawat dengan ikut tur, atau jam penerbangan Anda tidak mendukung Anda untuk ikut tur, seperti yang saya alami.

Jangan khawatir, dengan moda transportasi Skytrain, Anda bisa menikmati keseluruhan fasilitas di Bandara Changi, di seluruh terminal, dengan mudah dan cepat.

Karena saya menggunakan Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan saya, saya memulai aktivitas 'Jelajah Changi' saya dari Terminal 3, tempat Garuda Indonesia mendaratkan dan memarkir pesawat mereka. Di Terminal 3, saya mulai memasuki Taman Kupu-kupu yang terletak di Transit Lounge, area keberangkatan, lantai 2 dan lantai 3.

Taman kupu-kupu ini dirancang sebagai habitat kupu-kupu tropis dengan tanaman bunga yang berlimpah, tanaman hijau subur, dan gua-air terjun setinggi enam meter. Anda akan menyaksikan sekitar 1.000 kupu-kupu tropis dari sebanyak 40 spesies selama musim yang berbeda tahun ini. Anda juga bisa menemukan papan-papan pengetahuan di sudut-sudut taman sebagai bentuk pendidikan dan pendekatan individual. Anda juga bisa menyaksikan proses metamorfosis dan pemberian makan kupu-kupu dari jarak dekat.

Beranjak dari Taman Kupu-kupu, Anda bisa berbelanja di toko-toko di bandara untuk membeli oleh-oleh. Karena saya seorang yang ringkas dan tidak mau ribet membawa banyak tentengan, ditambah suka cokelat, saya pun memutuskan untuk berbelanja cokelat saja di salah satu toko bernama Cocoa & Co.

Coklat yang dijual sangat bervariasi, dan sepengetahuan saya, rata-rata tidak Anda temukan di Indonesia. Harganya juga beragam, rata-rata hampir sama dengan harga yang ditawarkan oleh The Cocoa Trees, yang sudah terkenal sebagai toko cokelat di Singapura, yakni mulai dari S$9.

Main perosotan

Setelah puas berbelanja cokelat, jangan buang struk belanja Anda. Sebab, selain bisa ikut serta dalam undian 'Menjadi Milyuner' di Bandara Changi, Anda bisa gunakan struk itu untuk bermain perosotan tertinggi di dunia, di dalam Bandara Changi. Anda akan merosot dari ketinggian 12 meter, dengan kecepatan hingga 6 meter per detik. Untuk menikmati perosotan ini, saya hanya perlu berbelanja minimal S$10, dan ditukarkan dengan kupon satu kali meluncur. Penukaran kupon bisa dilakukan di Konter Informasi Terminal 3, lantai 1.

Kupon tersebut berlaku kelipatan, jadi setiap S$10 yang Anda belanjakan di Bandara Changi dalam satu struk pembelanjaan, Anda dapat menukarkannya untuk satu kali meluncur. Kendati demikian, Anda hanya dapat meluncur maksimum 10 kali. Untuk dapat menikmati perosotan ini, Anda harus setidaknya memiliki tinggi badan 130 sentimeter, dengan maksimum tinggi yang diperbolehkan ialah 200 sentimeter. Jam operasional perosotan ini, adalah setiap hari, dimulai pukul 12.00-22.30 waktu setempat.

Nonton yuk

Setelah puas bermain perosotan, Anda bisa bersantai sejenak menikmati tayangan film yang disajikan di bioskop gratis yang ada di lantai 3, Terminal 3, di area Departure Transit Lounge North, dekat Ambassador Transit Lounge. Anda juga bisa menemukan bioskop ini di lantai Terminal 2, di area Departure Transit Lounge, dekat Taman Bunga Matahari. Ketika saya datang, bioskop tengah memutar film berjudul Sing, sebuah film animasi yang bercerita tentang sekelompok hewan yang tergabung dalam lomba kontes menyanyi, dipandu koala yang berharap dapat menyelamatkan teater miliknya.

Setelah dari bioskop, saya beranjak ke Terminal 2 Bandara Changi menggunakan fasilitas Skytrain. Yang paling menonjol dari terminal ini, yakni fasilitas dek hiburan yang disediakan pihak bandara. Mulai dari mainan Xbox 360, PlayStation 3, Online Game, Stasiun Kinect hingga bioskop dan booth MTV.

Selain permainan, di terminal ini Anda akan menemukan berbagai taman, seperti Taman Bunga Matahari, Taman Anggrek, dan Taman Pesona. Ada juga zonasi-zonasi, seperti zona keluarga, dan Zona Xperience, tempat Anda dapat menikmati acara olahraga terbaru yang ditayangkan di layar besar sementara Anda bersantai di sofa yang nyaman. (M-1)

Komentar