KICK ANDY

Aero Sutan Aswar Komitmen hingga Akhir

Sabtu, 19 August 2017 04:31 WIB Penulis: (Riz/M-4)

MI/SUMARYANTO BRONTO

DI dunia jet ski, nama Aero Sutan Aswar sudah tidak asing lagi. Pemuda berusia 22 tahun itu telah menorehkan berbagai prestasi, termasuk juara dunia jet ski sebanyak dua kali pada 2014 dan 2016. Sang ayah, Saiful Sutan Aswar, mulai memperkenalkan jet ski sejak usia 2 tahun. Di usia tiga tahun, Aero sudah diperbolehkan mengendarai jet ski, tapi tetap dikawal. "Sejak umur 4 tahun sudah ikut lomba, awalnya bukan atlet, jadi diperkenalkan papa, dia suka main ke laut, main jet ski juga dan pernah balap," jelas Aero.

Menginjak usia 10 tahun, dia sudah mengikuti lomba jet ski internasional di Singapura. Meski di peringkat ke-7, itu bukan penghalang baginya. Menginjak usia 16 tahun, Aero tercatat sebagai atlet jet ski termuda dunia di kelas pro dan grand prix. Di 2011 dirinya berhasil meraih gelar iron man of shore championship dan sejak itu prestasinya terus meningkat. Prestasi gemilangnya tersebut pun tidak hanya sebagai juara dunia.

Dirinya tercatat sudah delapan kali menjuarai perlombaan tingkat nasional dan tiga kali tingkat Asia. Karier Aero pun tidak selalu berjalan mulus. Pada usia 12 tahun dirinya pernah mengalami tabrakan hingga tulang rusuknya patah. Namun, dirinya bertekad terus membangun kariernya. Saat ini dirinya sedang mempersiapkan diri untuk kembali mengikuti ajang kejuaraan jet ski dunia di Amerika Serikat untuk mempertahankan gelar.

Saat ini lawan tertangguhnya atlet jet ski dari Amerika Serikat dan Inggris. "Kalau sekarang sedang bersiap-siap untuk Asian Games 2018," imbuh Aero. Bagi pejet ski nomor 1 dunia tersebut, salah satu kunci kesuksesannya ialah berkomitmen dengan apa yang sudah dia mulai sampai akhir nanti.

Komentar