Olahraga

Marquez Terancam oleh Ducati

Ahad, 13 August 2017 09:22 WIB Penulis: AFP/AP/Beo/R-3

Pembalap tim Repsol Honda Marc Marquez dalam aksinya saat melakukan sesi kualifikasi Moto-GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, kemarin. -- AFP PHOTO/Jure Makovec

PEMBALAP Repsol Honda, Marc Marquez, melanjutkan performa apiknya dengan merebut posisi start terdepan (pole position) pada sesi kualifikasi Moto-GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring, kemarin. The Baby Alien menjadi yang tercepat setelah mencatat waktu terbaik 1 menit 23,235 detik.

Itu menjadi pole position ketiga beruntun Marquez musim ini atau yang kelima secara keseluruhan. Ia pun berpeluang kembali menjauhkan diri dari kejaran para pesaingnya di klasemen.

Saat ini Marquez masih memimpin dengan 154 poin, atau unggul 14 angka atas pemba­lap Yamaha, Maverick Vinales, yang ada di posisi kedua (140 poin). Sementara itu, posisi ketiga sampai kelima berturut-turut ditempati Andrea Dovizioso (Ducati/133), Valentino Rossi (Yamaha/132), dan Dani Pedrosa (Honda/123).

“Kami uji untuk berbagai situasi. Sekarang sudah sesuai ritme. Saat balapan, sangat penting untuk memilih ban yang pas,” kata Marquez.

Namun, di tengah kegembiraan pembalap Spanyol itu, ancaman datang dari Ducati. Berkat pembaruan fairing yang mereka lakukan, tim pabrikan Italia itu sukses menempatkan dua pembalap di posisi kedua dan ketiga pada sesi kualifikasi. Andrea Dovizioso akan mengawali balapan dari posisi kedua, sedangkan Jorge Lorenzo dari posisi ketiga.

“Satu per satu, kami melakukan peningkatan di Desmosedici. Grip pun semakin membaik. Tunggangan kami jadi cepat dan kami semakin dekat dengan Marquez, itu benar. Jika kami bisa menyelesaikan permasalahan di pengereman, saat hari pertandingan kami bisa mengalahkan Marquez,” kata Lorenzo.

Juara dunia Moto-GP tiga kali itu memang masih beradaptasi dengan motornya. Setelah lama menunggang­i YZR-M1 buatan Yamaha, Lorenzo sempat kewalahan menjinakkan Desmosedici yang memiliki tenaga luar biasa.

“Sebenarnya sudah lumayan menguasai (Desmodsedici), tapi setiap kali pindah lintasan, saya masih butuh latihan lagi,” kata dia.
Sementara itu, Dovizioso lebih memusatkan perhatiannya pada ban yang dia gunakan ketika babak kualifikasi. Menurut dia, memilih ban belakang dengan compound medium ialah keputusan salah.

“Saya akhirnya pakai ban soft, tapi hasilnya tidak bagus. Padahal harus mengejar waktu. Mungkin nanti lebih baik.” (AFP/AP/Beo/R-3)

Komentar