Ekonomi

Pengecer Siap Jual Semen Sesuai dengan HET

Ahad, 13 August 2017 07:14 WIB Penulis: RO/E-4

Deputi Bidang Pertambangan dan Industri Strategis Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno (ketiga dari kanan) bersama Bupati Puncak Jaya Henock Ibo meninjau kesiapan toko pengecer semen yang ada di Kab. Puncak Jaya dan Wamena. -- Dok. Semen Indonesia

TOKO-TOKO pengecer di Kabupaten Puncak Jaya dan Wamena, Papua, pada prinsipnya sudah siap menjual semen sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Kesimpulan itu terungkap seusai Kementerian BUMN dan Semen Indonesia berkunjung ke sana.

Peninjauan itu dipimpin Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno. Direktur Pemasaran dan Supply Chain Semen Indonesia, Ahyanizzaman, serta Direktur Komersial PPI, Trisilo Ari Setiyawan, ikut mendampingi.

“Masyarakat bisa membeli semen dengan harga terjangkau di toko-toko yang ada logo BUMN hadir untuk negeri,” ujar Ahyanizzaman via rilis yang diterima kemarin.

Ahyanizzaman menambahkan, pengiriman perdana 312 ton Semen Tonasa dari Makassar sudah sampai di Pelabuhan Timika. Selanjutnya, semen akan didistribusikan ke kabupaten di pegunungan.

“Agar kondisi tetap baik, sak kita lapisi dengan plastik karena tingginya curah hujan di daerah pegunungan. Hal tersebut untuk menjaga jangan sampai tiba di pegunungan sudah beku dan jadi batu karena musuh utama semen itu air,” imbuh dia.

Sementara itu, Fajar menambahkan, pada prinsipnya pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada mendapatkan pelayanan yang sama. Untuk itu, pemerintah terus melakukan kebijakan untuk membantu rakyat.

Bupati Puncak Jaya, Henok Ibo, mengungkapkan, mahalnya harga semen di Puncak Jaya yang mencapai Rp2 juta per sak membuat pembangunan terhambat.
Hal tersebut bisa terlihat dari bangunan-bangunan di Kota Mulia Puncak Jaya yang tidak bertingkat seperti daerah lain.

Hal itu terjadi, lanjut dia, akibat mahalnya harga semen sehingga konstruksi bangunan terbuat dari kayu, termasuk bangunan kantor pemerintah daerah.

Henok Ibo menambahkan kebutuhan semen untuk Kabupaten Puncak Jaya pada 2017 mencapai 2.000 ton per tahun, sedangkan proyeksi 2018 mencapai 3.600 ton per tahun.

Penyerapan tertinggi pada proyek-proyek pemerintah mencapai 3.000 ton, sedangkan 600 ton untuk konsumsi masyarakat. (RO/E-4)

Komentar