Sepak Bola

Timnas U-19 Tahan PSS Sleman 2-2 dalam Duel Uji Coba

Sabtu, 12 August 2017 23:34 WIB Penulis: Ardi Teristi Hardi

ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

KESEBELASAN tuan rumah PSS Sleman menahan imbang Tim Nasional Indonesia usia di bawah 19 tahun (Under-19/U-19) dengan skor 2-2 dalam laga uji coba di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (12/8) malam.

PSS lebih dahulu unggul pada menit ke-14 melalui gol yang diciptakan Nono Mardiono. Ia sukses mencetak gol setelah melakukan serangan dari sayap kiri dan memenangi perebutan bola dengan barisan belakang Timnas U-19.

Lolos dari kawalan pemain belakang Timnas U-19, Nono langsung melesakkan tendangan yang tidak terlalu keras yang tepat mengarah di kiri penjaga gawang Timnas U-19 yang dijaga M Riyandi sehingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk kemenangan PSS Sleman.

Tertinggal satu gol, anak asuh Indra Sjafri langsung meningkatkan serangan melalui penyerang-penyerangnya, seperti Adha Burokhim, Firza Andika, dan Hanis Sagara Purra.

Pada menit ke-29, pemain Timnas U-19 Ada Burokhim mengalami cedera sehingga harus ditarik keluar dan digantikan Egy Maulana Fikri. Masuknya Egy menambah daya dobrak skuat Garuda Muda yang terus melakukan serangan ke pertahanan tim tuan rumah PSS.

Serangan gencar Timnas U-19 akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-32 menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang diciptakan Egy. Egy yang membawa bola dari sayap kiri berhasil lolos dari pengawalan para pemain belakang PSSn. Dalam posisi tembak yang tepat, dia langsung melakukan tendangan ke arah gawang PSS.

Namun, tendangan Egy berhasil diblok kiper PSS Syahrul Trisna dan bola mental ke depan gawang PSS. Egy yang masih berdiri bebas di sisi kanan kiper langsung menyambar kembali bola dan gagal dijangkau Syahrul sehingga mengubah skor menjadi 1-1. Kedudukan imbang 1-1 ini tidak berubah hingga berakhirnya babak pertama.

Pada babak kedua, timnas terus gencar melancarkan serangan ke pertahanan PSS. Sejak awal, anak-anak asuh Indra Sjafri ini terus menekan pertahanan PSS yang dikawal Waluyo dan Tedi Berlian. Pada menit ke-47, timnas menambah satu gol melalui Wikan Sulaiman.

Gol Wikan berawal dari serangan di sayap kiri. Wikan yang berdiri bebas di depan gawang PSS langsung menyambar bola yang datang dari arah dengan tendangan yang mengarah gawang PSS, dan gagal diantisipasi penjaga gawang Syahrul. Kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk timnas.

Sepanjang babak kedua ini, baik timnas maupun PSS silih berganti melakukan serangan. Tim tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol yang diciptakan Dave Mustaine pada 2 menit tambahan waktu melalui sebuah tendangan bebas di luar kotak penalti.

Wasit Cholid dari DIY memberikan tendangan bebas bagi PSS setelah penyerang PSS Rossy Noprihanis dijatuhkan pemain belakang timnas tipis di luar kotak penalti. Dave yang dipercaya melakukan tendangan sukses menjalankan tugas dengan baik. Tendangan keras Dave langsung menembus gawang timnas yang dikawal kiper pengganti Aqil Savik hingga menggubah kedudukan menjadi 2-2.

Kedudukan imbang 2-2 tersebut tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Pelatih timnas seusai pertandingan menyatakan cukup puas dengan hasil imbang tersebut, dan kedua tim bermain sangat bagus.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada PSS Sleman. Dalam situasi berlangsungnya kompetisi, masih bersedia membantu uji coba timnas," katanya.

Indra mengatakan bahwa dirinya yakin PSS akan didukung suporternya yang sangat fanatik.

"Kami memperoleh manfaat psikis dari dukungan penonton ini. Kami tinggal menentukan 23 pemain yang akan dibawa ke Myanmar," katanya.

Sementara itu, pelatih PSS Sleman Fredy Muly mengatakan bahwa pertandingan tersebut merupakan satu uji coba yang relatif sangat bagus.

"Kami sempat khawatir takut ada pemain yang terluka berat. Kami masih mempunyai tanggung jawab yang berat melanjutkan kompetisi. Akan tetapi kami bersedia membantu timnas untuk beruji coba. Semoga mereka mendapatkan hasil terbaik di Myanmar. Hasil terbaik untuk Merah Putih," katanya. (Ant/OL-2)

Komentar