Hiburan

Asal Usul Iblis Merasuki Boneka Annabelle

Ahad, 13 August 2017 00:46 WIB Penulis: Rizky Noor Alam/M-4

DOK. WARNER BROS

PARA penggemar film horor tentunya sudah tidak asing dengan film Annabelle, si boneka hantu yang menjadi media bersemayamnya iblis jahat yang ingin kembali hidup di dunia. Sekuel kedua film ini yang berjudul Annabelle : Creation menceritakan boneka tersebut bisa dirasuki iblis yang ingin kembali hidup di dunia manusia.

Film ini merupakan prekuel dari film Annabelle. Film kedua ini berlatar pada 1957 sehingga berbeda dengan film pertama, yaitu di film pertama diceritakan sudah berada pada zaman yang lebih modern.

Film itu bermula dari pasangan pengusaha mainan yang bahagia bernama Samuel Mullins (Anthony LaPaglia) dan Esther (Miranda Otto) serta anak mereka yang berusia 7 tahun yang bernama Annabelle (Samara Lee) atau panggilan kesayangannya ialah Bee yang tinggal di perdesaan California, Amerika Serikat. Kebahagiaan keluarga tersebut pun sirna seketika ketika sepulang mereka ibadah dari gereja. Mobil keluarga tersebut mogok, Annabelle tewas saat ingin membantu orangtuanya memperbaiki mobil tersebut karena tanpa sengaja tertabrak mobil yang melintas.

Pascakematian putri semata wayangnya tersebut, pasangan Mullins belum dapat menerima kematian putri mereka. Mereka pun melakukan berbagai cara maupun ritual agar putrinya tersebut bisa hidup kembali.

Akhirnya mereka menggunakan ilmu hitam agar dapat menghidupkan putrinya dan mereka pun berhasil meskipun yang kembali kepada mereka hanya berwujud rohnya.

Namun, lama-kelamaan mereka menyadari itu bukanlah roh anaknya, melainkan iblis yang menyamar sebagai roh anaknya dan menyusup pada boneka yang dibuat Samuel Mullins. Iblis tersebut memperdaya mereka agar bisa hidup layaknya manusia. Esther pun akhirnya mengetahui selama ini bukan roh anaknya yang datang, melainkan iblis yang menyamar. Akhirnya mereka pun mengurung boneka yang diberi nama Annabelle tersebut di sebuah lemari yang sudah ditempeli ayat-ayat kitab Injil untuk mengunci boneka yang dirasuki iblis tersebut.

Merelakan

Pasangan Mullins merasa bersalah dengan apa yang sudah diperbuat. Mereka pun mencoba menebus dosa tersebut dengan menampung enam anak perempuan panti asuhan, yaitu Janice (Talitha Bateman), Linda (Lulu Wilson), Nancy (Philippa Coulthard), Carol (Grace Fulton), Tierney (Lou Lou Safran), dan Kate (Tayler Buck) serta seorang susternya yaitu Charlotte (Stephanie Sigman).

Kedatangan mereka pun sejenak memberikan kebahagiaan kepada keluarga Mullins. Namun, ternyata iblis dalam boneka Annabelle tersebut berusaha keluar dari dalam lemari dengan memengaruhi Janice. Karena kepolosan dan rasa ingin tahunya, Janice pun tanpa sengaja membebaskan boneka.

Janice pun akhirnya menjadi korban karena iblis yang berada dalam boneka tersebut berpindah ke dalam dirinya. Iblis tersebut pun membunuh pasangan Mullins dan mencoba membunuh anak-anak lainnya, terutama Nancy yang merupakan sahabat Janice. Namun, upaya membunuh Nancy tidak berhasil karena Charlotte di akhir cerita berhasil mengurung kembali boneka tersebut bersama Janice. Meski begitu, tanpa diketahui Janice yang sudah dirasuki iblis menghilang dan hanya ada boneka Annabelle tersebut yang terkunci di dalam lemari. Janice pun mengubah namanya menjadi Annabelle dan akhirnya diadopsi pasangan Higgins yang merupakan awal cerita pada sekuel pertama film ini.

Jika diurutkan berdasarkan waktunya, Annabelle: Creation dikisahkan di waktu sebelum film Annabelle, lalu berlanjut ke The Conjuring, dan The Conjuring 2. Film yang disutradarai David F Sandberg menyajikan visualisasi khas film horor yang gelap dan alur cerita yang tidak mudah ditebak dan tentunya membuat merinding dan histeris saat menontonnya. Penonton pun harus dipaksa mengingat-ingat tokoh, adegan, maupun alur cerita film Annabelle pertama, The Conjuring, dan The Conjuring 2 karena memang memiliki keterkaitan.

Banyak pesan moral yang sebenarnya dapat dipetik dari film ini, mulai belajar mengikhlaskan kepergian orang yang tersayang, mematuhi peraturan, sampai menjaga tingkah laku ataupun kesopanan di rumah orang lain. (M-4)

Komentar