Ekonomi

KEIN: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Perlu Diwaspadai

Sabtu, 12 August 2017 18:19 WIB Penulis: Andhika Prasetyo

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

KENDATI daya beli dianggap tidak ada persoalan, Ketua Kelompok Kerja Makroekonomi, Perdagangan, dan Investasi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Hendri Saparini, mengatakan, pemerintah tetap harus waspada dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi pada saat ini.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia, ungkapnya, ditopang oleh dua pilar utama yakni konsumsi rumah tangga dan investasi. Jadi, jika pertumbuhan ekonomi mengalami perlambatan, itu pasti dipengaruhi dua pondasi utama yang menopangnya.

Menurut dia, pemerintah saat ini harus mengubah kebijakan-kebijakan yang dapat menimbulkan efek terhadap daya beli masyarakat, khususnya yang tergolong ke dalam 40% terbawah.

"Langkah jangka pendeknya pemerintah bisa menghentikan dulu kenaikan tarif dasar listrik (TDL). Kenaikan itu bisa mengurangi konsumsi secara signifikan bagi masyarakat kelas bawah," ujar Hendri di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Sabtu (12/8).

Pada saat ini yang terpenting, kata dia, ialah bagaimana membuat kinerja pertumbuhan ekonomi di semester kedua bisa lebih baik dari semester pertama.

"Karena pemerintah tidak bisa lagi mengharapkan lonjakan daya beli ketika Lebaran. Lebaran sudah habis di semester pertama," tandasnya. (OL-2)

Komentar