Megapolitan

Ini PR Pemprov DKI sebelum Terapkan Ganjil Genap di Rasuna Said

Sabtu, 12 August 2017 11:56 WIB Penulis: Arga Sumantri

MI/ARYA MANGGALA

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta diminta perbaiki seluruh infrastruktur jalan sebelum sistem ganjil genap diberlakukan di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Tak hanya itu, sarana transportasi massal juga dinilai mesti diperbaiki.

"Supaya masyarakat beralih. Termasuk rambu harus jelas juga, agar masyarakat tidak lagi bilang terjebak rambu-rambu," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra, saat dihubungi, Sabtu (12/8).

Halim mengatakan, sampai saat ini wacana perluasan sistem ganjil genap bagi roda empat di Kuningan masuk tahap Focus Group Discussion (FGD). Pemerintah juga polisi sedang menyusun tahapan rencana sistem ganjil genap di jalur yang terkenal padat itu.

"Hasilnya akan diadakan sosialisasi, uji coba dan evaluasi. Ada beberapa tahap yang bakal dilakukan," ungkapnya.

Halim belum bisa memastikan waktu pasti sosialisasi maupun uji coba sistem ganjil genap dimulai di Kuningan. Yang jelas, menurut dia, kebijakan sistem ganjil genap di Kuningan diharapkan bisa mengurai kepadatan lalu lintas.

"Kami imbau masyarakat selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi kepentingan bersama," lanjutnya.

Pemprov DKI berencana menerapkan sistem ganjil genap di Jalan Rasuna Said Kuningan. Sebelumnya, sistem ini diberlakukan di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Bundaran Senayan di Jalan Sisingamangaraja.

Kebijakan ganjil genap diberlakukan dari Senin-Jumat mulai pukul 07.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-20.00 WIB, sementara pembatasan ganjil genap tidak berlaku pada Sabtu-Minggu dan hari libur nasional. (MTVN/OL-2)

Komentar