Ekonomi

Sahabat Desa Gandeng Bumdes

Sabtu, 12 August 2017 02:16 WIB Penulis: (RO/E-3)

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

PT Pegadaian (persero) meluncurkan program Pegadaian Sahabat Desa untuk memperluas layanan pada segmen masyarakat di sentra-sentra pertanian.
“Untuk memperluas segmen masyarakat, kami meluncurkan program Pegadai­an Sahabat Desa,” kata Humas PT Pegadaian (persero) Basuki Tri Andayani dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (11/8).

Basuki menjelaskan Pegadaian saat ini tumbuh pesat dengan gerai pelayanan sebanyak 4.400-an di seluruh Indonesia. Namun, ia mengakui belum semua masyarakat terjangkau oleh layanan BUMN tersebut. Melalui program Pegadai­an Sahabat Desa, lanjut Basuki, masyarakat desa dan daerah pinggiran akan diberi kemudahan meng­akses produk dan layanan Pegadaian. “Pegadaian akan menggandeng badan usaha milik desa (BUM-Des) lalu memberikan layanan keli­ling dari desa satu ke desa lainnya. Dengan begitu, masyarakat desa yang tinggal jauh dari gerai Pegadaian dapat dilayani,” urainya.

Ia menerangkan salah satu produk dan layanan pada program Pegadaian Sahabat Desa ialah produk bernama Kreasi Fleksi. “Dengan produk Kreasi Fleksi, para petani dapat mengajukan pembiayaan dengan sistem ‘yarnen’ yang dapat dilunasi secara fleksibel karena dapat dibayar setelah panen,” kata dia.

Produk ini sekaligus bisa mencegah petani yang memiliki pola pendapatan musiman dari sasaran pengijon, rentenir, ataupun pinjaman-pinjaman tidak wajar lainnya. Selain program Pegadai­an Sahabat Desa, Basuki menerangkan Pegadaian turut meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program itu mewajibkan BUMN untuk memberikan pinjaman usaha dan pembinaan kepada UMKM serta bantuan dana untuk mewujudkan program/kegiatan pengembangan masyarakat.

“Salah satu program pemberdayaan yang kami lakukan terkait ini ialah kegiatan bina lingkung­an di sektor pertanian. Kami berikan pembinaan di Desa Tawangsari, Kelurahan Pengasih, Kulonprogo, Yogyakarta,” tutup Basuki. (RO/E-3)

Komentar