KICK ANDY

Mesin Laundry Karya Anak Bantul

Sabtu, 12 August 2017 00:32 WIB Penulis: (*/M-4)

MI/SUMARYANTO BRONTO

TIDAK pernah ada kata terlambat untuk mengubah hidup menjadi lebih baik. Sepotong penggalan kalimat itulah menjadi pecut bagi Ashari, seorang produsen mesin laundry asal Bantul, Yogyakarta, untuk selalu bekerja keras mengubah nasib hidupnya. Dengan latar belakang pendidikan mesin di STM Negeri 2 Yogyakarta dan 17 tahun pengalaman bekerja dalam bidang rekayasa teknik, tepat pada 2008 silam, Ashari nekat mendirikan usaha sendiri.

"Dulu, 20 tahun lama bekerja sebagai rekayasa teknik dan toko alat teknik, jadi banyak ilmu yang bisa saya dapatkan dan banyak kesempatan untuk menuangkan ide," ujarnya. Awalnya usaha tersebut hanya berupa bengkel kecil di belakang rumah Ashari yang melayani jasa las dan reparasi mesin cuci. Seiring dengan berjalannya waktu, Ashari mulai berinovasi.

Kini bengkelnya telah menjadi besar, bahkan memproduksi perlengkapan mesin laundry yang diberi nama Kanaba atau Karya Anak Bantul. "Pernah suatu saat pulang pasang konstruksi, saya melihat deretan jasa laundry dan saya iseng bertanya harga mesinnya. Dari situ saya terpikir untuk membuat mesin laundry," kata Ashari.

Meski telah sukses dengan usahanya, pria kelahiran 7 Februari 1969 ini tidak pernah sungkan untuk berbagi ilmunya. Ashari selalu mengadakan pelatihan dan bimbingan bagi siapa saja yang ingin belajar teknik reparasi atau rekayasa mesin. Bahkan peserta pelatihannya kini sudah memiliki bengkel sendiri. Bagi Ashari, kesuksesan yang ia raih saat ini tak lepas dari motivasi dan dorongan temannya bernama Abdul Basir yang merupakan rekan seprofesi Ashari saat masih bekerja dulu.

Ia yang telah berhasil membuka usaha sendiri lebih dulu daripada Ashari. Menurut Ashari, Abdul Basir kerap menyemangati Ashari untuk membuka usaha sendiri daripada harus bekerja pada orang lain. "Kami dulu bekerja bersama, tetapi kemudian saya memutuskan untuk mandiri, berkarya sendiri. Itu yang saya bagikan ke Ashari," kata Abdul.

Kini, Ashari semakin percaya diri akan hasil produknya yang telah tersebar di beberapa provinsi di Indonesia dan Timor Leste. Pada 2016 lalu, produk mesin laundry Kanaba miliknya telah mendapat sertifikat SNI. Abdul Basir pula yang membantunya mendaftarkan produk Kanaba agar besertifikat SNI. Ashari berharap produk-produk Kanaba dapat menembus pasar yang lebih luas lagi.

Komentar