Olahraga

Hoki Waspadai Tuan Rumah

Jum'at, 11 August 2017 05:45 WIB Penulis: Budi Ernanto

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TIDAK ada yang tidak mungkin dalam pertandingan, termasuk kemungkinan cabang hoki merebut medali emas dari nomor indoor di SEA Games Kuala Lumpur 2017. Dengan latihan yang sudah mereka jalani, Ketua Federasi Hoki Indonesia (FHI) Yus Adi Kamrullah optimistis mereka bisa menyumbang emas untuk kontingen 'Merah Putih' di Malaysia. Memang diakui Yus Adi, perjuangan mereka bakal sangat berat karena negara-negara lain juga pasti juga membidik medali emas, terutama Malaysia selaku tuan rumah pesta olahraga negara-negara Asian Tenggara tersebut.

"Lawan tangguh bagi kami untuk nomor indoor selain Malaysia adalah Thailand. Kami berharap setelah pelatnas yang digelar di dalam negeri dan juga di Iran, bakal ada hasil yang lebih memuaskan. Hoki Iran terbilang hebat," kata Yus Adi di Jakarta, kemarin.
Nomor indoor akan diikuti dua tim, putra dan putri. Indonesia, kata dia, juga memiliki wakil di nomor outdoor. Namun, tim outdoor tidak disokong pemerintah. Mereka berangkat dengan biaya sendiri. "Kami menargetkan medali perak bisa didapat dari nomor outdoor. Sekarang tim sedang menjalani latihan di Malaysia," kata dia.

Bukan hanya hoki, medali emas pun menjadi bidikan Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI). Mereka menargetkan satu emas. "Kami tidak berani menargetkan terlalu tinggi karena pada SEA Games 2015 kami hanya dapat satu perunggu. Kemudian pada SEA Games 2013 di Myanmar, kami dapat satu emas, dua perak, dan dua perunggu," kata pelatih kepala POBSI Robby Suarly. Robby berharap satu medali emas itu diperoleh dari divisi pool dari dua atlet putra dan satu atlet putri. "Berdasarkan data kami, peluang lebih besar pada divisi pool."

Kejuaraan dunia
Tim nasional bridge Indonesia akan mengikuti kejuaraan dunia yang digelar di Lyong, Prancis, pada 12-26 Agustus besok. Pada kejuaraan bertitel the 43rd World Team Championship itu, Indonesia ditargetkan mencapai semifinal. "Kami yakin bisa merealisasikan target ini karena meski tingkat persaingan akan sangat ketat, kami sudah membuktikan kemampuan yang dipunya karena telah lolos dari penyisihan zona Asia Pasifik," ujar Ketua Umum PB GABSI Ekawahyu Kasih diJakarta, Kamis (10/8). Menurut Ekawahyu, keikutsertaan Indonesia di ajang tersebut merupakan bagian dari persiapan mereka menghadapi Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Di Prancis, Indonesia akan turun di dua nomor, yaitu open (pria) dan ladies (wanita). Tim Open akan berlaga di kejuaraan Bermuda Bowl yang akan diikuti 22 negara, sedang tim Ladies akan bertarung di Venice Cup yang juga diikuti 22 negara. (Ant/R-3)

Komentar