Kuliner

Kreasi Berbeda Jajanan Bandung

Ahad, 6 August 2017 06:01 WIB Penulis: Rizky Noor Alam

MI/RIZKY NOOR ALAM

Marinka kembali berkreasi dengan jajanan khas Kota Bandung. Kali ini empat penganan itu disajikan dengan gaya modern dan bisa disantap di hotel bintang lima.

BANDUNG, Jawa Barat, tidak hanya terkenal dengan segudang kreativitas. Kota yang dijuluki Paris van Java itu memiliki segudang kuliner khas yang patut dicoba pengunjung. Di antara penganan yang patut dicicipi ialah batagor, mi kocok bandung, dan kupat tahu bandung.

Jajanan itu tidak semata populer, tapi juga mudah ditemui di pinggir jalanan di Bandung. Namun, bagaimana jika jajanan itu diracik juru masak terkenal dan disajikan di hotel bintang lima?

Baru-baru ini Hotel Aryaduta Bandung menggandeng Chef Marinka untuk meracik dan menyajikannya di hotel bintang lima itu.

Setidaknya ada empat hidangan yang dimasak langsung dan dijual di seluruh jaringan hotel Aryaduta mulai 1 Agustus. Keempat hidangan tersebut ialah batagor, mi kocok bandung, kupat tahu, dan kue ketan hitam. Semua hidangan itu dipilih karena terinspirasi momen jalan-jalan yang dilakukannya di Bandung.

"Saya sudah berkeliling menikmati warung kecil hingga restoran di Bandung. Orang Bandung memang paham menyajikan semua makanan itu enak dinikmati. Awal mula batagor karena salah satu jajanan khas dari Bandung, tapi saya pengin batagornya dibikin sentuhan lain, ambil akarnya batagor atau dumpling dari Tiongkok. Saya bikin batagor jewel (permata) karena nanti warnanya cantik dan berkilauan seperti permata. Ada yang dalamnya berisi telur asin, telur pitan, dan tahu. Lalu sausnya dilengkapi banyak minyak wijen," ungkap Chef Marinka saat melalukan demo memasak di Hotel Aryaduta Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/7).

Batagor jewel memiliki tekstur yang crunchy dan kenyal. Sausnya terasa sedikit asam daripada biasanya. Saus batagor yang dibuatnya terbuat dari kacang tanah yang digoreng, jahe, bawang putih, minyak wijen, daun jeruk, gula, air jeruk nipis, garam, cuka, kecap asin, chicken stock, dan air.

"Semuanya diblender sampai encer. Warna sausnya yang didapat nanti cokelat pucat, berbeda dari biasanya yang berwarna cokelat tua," imbuhnya.

Mi kocok

Hidangan kedua, juru masak bertubuh mungil itu menghidangkan mi kocok. Mi ini memili rasa gurih, asing, dengan mi yang kenyal. Bila mi kocok pada umumnya menggunakan kikil, Marinka memilih menggunakan daging yang disuwir-suwir.

"Mi kocok tarik kikilnya diganti beef, biasanya kikil kan, jadi ditarik-tarik. Rasanya sudah lengkap, lebih asam, ujarnya.

Seporsi kupat tahu berisikan taoge yang sudah dikukus, lontong, bakwan, bihun, kacang goreng, dan tahu Bandung yang digoreng, semuanya disiram dengan saus kacang. Yang khas dari menu ini adalah saus kacangnya yang memiliki cita rasa yang berbeda karena diberi kencur.

"Kupat tahu, saus kacangnya berbeda, salah satunya ditambah kencur," ujarnya. Sementara sebagai hidangan penutup, Marinka membuat kreasi berbeda untuk Kue Ketan Hitam. Kue ini disajikan dengan manis dengan potongan stroberi, es krim vanila, oreo crumb, dan saus karamel. Sepintas mirip saat hendak menyantap kue choco lava. Sedangkan rasanya legit mirip perpaduan brownies dan bolu ketan hitam, tapi rasa ketan hitamnya masih terasa.

"Sedangkan dessert kue ketan hitam, kuenya antara campuran brownies dan bolu ketan hitam dilengkapi coconut ice cream, oil, flavour hill teksturnya beda-beda," imbuh Chef Marinka. Bila Anda tertarik mencicipi jajanan khas Bandung itu di Arya duta, batagor jewel dapat Anda nikmati dengan harga Rp55 ribu, mi kocok tarik Rp65 ribu, kupat tahu Rp52 ribu, dan kue ketan hitam Rp38 ribu. (M-4)

Komentar