Properti

Vasanta Innopark Tawarkan Multilayer Park

Selasa, 1 August 2017 02:45 WIB Penulis: (Mut/S-4)

Ilustrasi

PT Sirius Surya Sentosa akan membangun kawasan superblok bernama Vasanta Innopark, Cibitung, Bekasi. Selain lokasi strategis karena berada di central business district (CBD) terintegrasi dengan kawasan MM2100, kawasan berkualitas khas Jepang itu memiliki kelebihan yang belum pernah dimiliki hunian lain, yaitu multilayer park. President Director Sirius Surya Sentosa Reggy Widjaya mengklaim multilayer park dengan luas lebih dari 2 hektare tersebut merupakan yang pertama di Indonesia. Seluruh fasilitas yang ada di kawasan superblok nanti terhubung melalui taman-taman sehingga memudahkan setiap orang berinteraksi.

"Jadi, meski berbeda layer, semua orang bisa saling bertemu. Ada fasilitas arena jogging track dan taman bermain. Semua bisa dimanfaatkan oleh para penghuni dengan nuansa hijau pepohonan yang diyakini mampu memunculkan ide-ide baru," ujar Reggy saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (26/7). Multilayer park, menurut Reggy, sejalan dengan konsep integrated city within a city yang ingin memberikan kemudahan akses bagi para penghuni agar dapat tinggal dengan nyaman di dalam suatu kawasan. Vasanta Innopark juga didukung infrastruktur yang memadai, di antaranya akses langsung keluar Tol Jakarta-Cikampek yang ke depan terhubung dengan Tol Jakarta-Cikampek (elevated).

Selain itu, pemerintah menargetkan pengerjaan tol JORR 2 rampung pada 2019. Hal tersebut secara tidak langsung memberikan dampak signifikan pada nilai investasi proyek pembangunan Vasanta Innopark yang baru dimulai awal tahun mendatang dengan harga penawaran dari Rp270 juta termasuk PPN. "Rencana tahun ini sudah mulai dipasarkan. Salah satu alasan kami karena melihat perkembangan Bekasi yang semakin pesat. Ditambah lagi berdasarkan hasil survei, permintaan hunian bertingkat atau apartemen di Bekasi juga masih tetap tinggi," ungkapnya.

Untuk tahap pertama akan dibangun 17 tower terdiri dari apartemen, perkantoran, mal, dan hotel berbintang empat. Sebelumnya telah lebih dulu bergabung beberapa fasilitas seperti Rumah Sakit Grha MM2100, Hotel Enso, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) atau yang lebih dikenal dengan nama ITB Technopark. Keberadaan ITB Technopark merupakan perwujudan kerja sama ITB dan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

"Mendekatkan langsung dunia pendidikan dengan industri bisa menjadi bekal bagi mahasiswa untuk lebih mengetahui perkembangan yang ada," tandas Rektor ITB Kadarsah Suryadi. Ke depan ITB Technopark Bekasi juga melibatkan perguruan tinggi berstandar internasional dari Jepang dan yang lain. Perencanaan tersebut membuat ITB Technopark diperkirakan membutuhkan luasan total area sekitar 12 ribu meter persegi untuk kampus sekaligus pusat penelitian.

Komentar