Nusantara

Ikatan Ulama Asia Tenggara Dukung Blokir Telegram

Senin, 17 July 2017 22:01 WIB Penulis: Yose Hendra

ANTARA/Muhammad Adimaja

LANGKAH Pemerintah Indonesia memblokir aplikasi layanan pesan Telegram mendapat dukungan dari ikatan ulama dan dai Asia Tenggara.

Ketua Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara, Muhammad Zaitun Rasmin, mengatakan, pemblokiran merupakan langkah baik dan hak Pemerintah Indonesia demi menjaga negara dari bahaya radikalisme dan terorisme.

Dia menambahkan, pemblokiran Telegram yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informasi RI merupakan hak pemerintah sebagai tanggung jawab untuk menjaga negara dan warga dari pengaruh paham radikal dan terorisme, yang diduga disalurkan melalui aplikasi tersebut.

"Selayaknya juga dilakukan untuk situs-situs yang terkait dengan peredaran narkoba," ujarnya seusai pembukaan pertemuan ulama dan dai se-Asia Tenggara, Afrika, dan Eropa di Masjid Raya Sumatra Barat, Padang, Senin (17/7).

Zaitun mengatakan, ulama juga mesti berupaya untuk mengingatkan umat agar terhindar dari aksi radikalisme dan terorisme yang merusak.

Oleh sebab itu, dia menegaskan agenda utama pertemuan ratusan ulama yang berlangsung hingga lima empat hari ke depan untuk menyamakan pemahaman tentang Islam moderat, Islam rahmatan lil alamin. (OL-2)

Komentar