Nusantara

Bandara Syamsudin Noor Ditargetkan Rampung 2018

Senin, 17 July 2017 19:29 WIB Penulis: Denny Susanto

ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA

PT Angkasa Pura tetap optimistis proyek pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang akan menyedot anggaran sebesar Rp2,3 triliun rampung pada 2018 mendatang.

General Manager PT Angkasa Pura Bandara Syamsudin Noor, Handy Herrydithiawan, Senin (17/7), mengatakan, sejauh ini proses pekerjaan proyek pengembangan bandara berjalan sesuai rencana.

"Pekerjaan proyek terus berjalan dan mendapat apresiasi dari Menhub saat meninjau bandara kemarin," tuturnya.

Pada Jumat (14/7), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau secara langsung proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor dan juga Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kedatangan Menhub itu merupakan kali kedua terkait proyek pengembangan bandara tersebut.

Tochid Purnomo Hadi, pimpinan proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor, mengatakan, saat ini pekerjaan proyek pengembangan bandara sudah mulai berjalan. Diakuinya, pekerjaan proyek sebelumnya banyak mengalami kendalam terutama proses pembebasan lahan yang hingga kini masih tersisa. Namun demikian, pihaknya tetap optimistis proyek ini akan selesai pada 2018 mendatang.

"Target penyelesaian proyek ini masih sesuai target semula pada 2018 mendatang," ucapnya.

Pemprov Kalsel melalui Gubernur sebelumnya, Rudy Arifin, dan dilanjutkan Gubernur saat ini, Sahbirin Noor, terus mendesak dukungan pemerintah pusat untuk penyelesaian proyek pengembangan bandara yang berlarut-larut.

Bandara Syamsudin Noor ditargetkan dapat beroperasi pada 2019 mendatang. Bandara yang baru nantinya akan memiliki desain modern tetapi tetap mengacu desain bernuansa budaya Banjar, suku di Kalsel. Kapasitas bandara ini diharapkan akan bertambah dari 1,3 juta orang menjadi 12 juta penumpang per tahun.

Pada tahap awal akan dikerjakan paket II yang mencakup infrastruktur, bangunan penunjang, dan apron dengan nilai proyek Rp900 miliar. Sedangkan pengerjaan paket I yang mencakup revitalisasi terminal dengan nilai proyek Rp1,4 triliun. (OL-2)

Komentar