Ekonomi

Pemerintah Apresiasi Upaya Lotte Grosir Gandeng Koperasi

Senin, 17 July 2017 16:48 WIB Penulis: Andhika Prasetyo

ANTARA/WIDODO S JUSUF

KEMENTERIAN Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) mengapresiasi langkah kerja sama strategis yang meliputi distribusi serta pendampingan kerja yang dilakukan ritel modern Lotte Grosir dengan beberapa koperasi yang bergerak di sektor distribusi produk.

Menteri KUKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan langkah tersebut sangat bagus untuk menumbuhkan kualitas pelaku usaha KUKM menjadi lebih baik sehingga kesejahteraan masyarakat akan semakin terangkat dan merata.

"Kerja sama ini sangat baik karena ritel modern bisa melakukan pendampingan dan memberikan pengarahan kepada warung-warung milik rakyat untuk menjual barang yang dibutuhkan masyarakat. Jadi, para warung akan mengisi warungnya dengan barang yang memang laku untuk dijual," ujar Puspayoga melalui keterangan resmi, Senin (17/7).

Upaya kemitraan itu, menurut Puspayoga, adalah langkah yang sangat bijaksana dibandingkan jika harus membuka gerai-gerai baru di daerah-daerah.

"Saya tidak mau Lotte membuka gerai hingga ke desa-desa, karena hal itu akan mematikan warung-warung ritel milik rakyat. Tentu saja warung-warung itu tidak akan mampu bersaing dengan usaha besar. Saya apreasiasi Lotte Grosir yang mensuplai produk ke warung-warung dengan harga pabrik," lanjutnya.

Direktur Operasional Lotte Grosir Komaruzaman mengugkapkan pihaknya akan mengajarkan manajemen pengeloaan ritel yang baik dan benar kepada koperasi yang menjadi mitra usahanya.

"Jadi, kita menggandeng koperasi tidak hanya untuk kerja sama di bidang distribusi barang saja, melainkan juga pendampingan dan pelatihan", kata Komaruzaman.

Menurut Komaruzaman, usaha ritel koperasi itu sudah memiliki costumer base sebagai target pasarnya.

"Bayangkan saja, jumlah anggota koperasi itu bisa sekaligus sebagai konsumen. Dengan dasar itu, bila bisnis ritel koperasi fokus saja pada apa yang dibutuhkan anggotanya, bisnis ritel koperasi akan bisa maju pesat. Koperasi harus melakukan survei ke anggotanya untuk mengetahui apa yang dibutuhkannya. Selain itu, koperasi juga harus bisa meningkatkan pelayanannya. Apalagi, saat ini kita sudah masuk ke zaman digital, bisnis e-commerce", tukas Komaruzaman. (OL-6)

Komentar