Humaniora

Menteri Puan Ingatkan Hidup Sehat

Senin, 17 July 2017 11:04 WIB Penulis: Ahmad Novriawan

ANTARA/Ardiansyah

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani pada acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (15/7), mengingatkan kembali agar masyarakat menjalani hidup sehat. Hal itu disampaikannya di hadapan para gubernur, bupati, dan wali kota, BKKBN, pengurus PKK, dan seluruh hadirin.

Menko juga mengingatkan semua kepala daerah dan lembaga terkait agar kembali bergotong royong untuk mengembalikan perilaku hidup sehat dalam kegiatan KB, posyandu, dan sekolah-sekolah selain berolahraga. Menurutnya, pembangunan tidak hanya terfokus pada satu titik infrastruktur atau fokus pada wilayah tertentu.

Meskipun hakikatnya pilar pembangunan nasional berawal dari pembangunan keluarga, dia juga ingin tahu bagaimana caranya meningkatkan pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat Indonesia tidak hanya unggul di internal, tapi juga bisa unggul di kancah internasional.

Berawal dari keprihatinan pemerintah terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat, pemerintah telah meningkatkan bantuan untuk keluarga prasejahtera agar mereka dapat menjadikan semangat gaya hidup yang sehat.

Untuk menciptakan gaya hidup sehat, lanjut Puan Maharani, harus ada keseimbangan. Makanan yang dikonsumsi harus sehat, terpenuhi 4 sehat 5 sempurna.

Dengan terpenuhi 4 sehat 5 sempurna, perilaku hidup sehat akan terpenuhi, terpenuhi dari karbohidratnya, protein, sayur, buah, dan juga susu.

Dalam kesempatan itu, Puan juga mengingatkan pentingnya keluarga berencana, kampung KB seperti apa, tingkat kelahiran bagaimana, kemudian anak yang dilahirkan dalam kondisi sehat atau tidak, dan bagaimana mengupayakan agar tetap sehat. Ia ingin kegiatan Harganas ini jangan sekadar seremonial, tapi juga mempunyai efek yang baik bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Puan juga memberikan hadiah sepeda dari Presiden Jokowi. Hadiah sepeda tersebut bisa didapatkan dengan cara menjawab benar pertanyaan dari Puan. Kader KB dan penggerak PKK pun diminta Puan menghafal 10 program pokok PKK.

Peserta yang mampu menghafal 10 program PKK ialah Sri Hartati dari Tegal, Jawa Tengah, dan Ni Made dari Bali. (NV/H-5)

Komentar