Megapolitan

Jakarta Fair Tembus Transaksi Rp6,6 Triliun

Senin, 17 July 2017 10:43 WIB Penulis: Akmal Fauzi

Ribuan pengunjung memadati area panggung utama saat penutupan Jakarta Fair 2017 yang dimeriahkan dengan pesta kembang api dan pentas sejumlah grup band ternama di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat---MI/Panca Syurkani

BERLANGSUNG selama 39 hari, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017 berhasil menggaet sekitar 6 juta pengunjung. Jumlah tersebut sesuai dengan target saat pertama kali dibuka pada 8 Juli 2017.

Hal tersebut disampaikan Marketing Director PT Jakarta International Expo Ralph Scheunemann menjelang acara penutupan, kemarin (Minggu, 16/7) malam. "Pengunjung hingga hari terakhir ini bisa mencapai 6 juta orang," ujarnya.

Tak hanya itu, ajang pameran terbesar se-Asia Tenggara itu juga berhasil meraup transaksi Rp6,6 triliun. Menurut Ralph, jumlah terbesar di-sumbangkan dari transaksi sepeda motor, diikuti roda empat, makanan dan minuman, serta barang elektronik.

Di hari terakhir pergelaran tadi malam, ribuan pengunjung memadati setiap sudut area Jakarta Fair. Aksi panggung artis papan atas pun membuat acara semakin meriah.

Dalam perjalanannya selama 39 hari, Jakarta Fair diisi berbagai kegiatan menarik seperti pelaksanaan program CSR Peduli Anak Yatim untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Gedung Pusat Niaga JI Expo Kemayoran, pengundian grand prize, perayaan malam muda-mudi, dan lainnya.

Tak hanya figur publik, Jakarta Fair juga dikunjungi tokoh-tokoh penting seperti Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat hingga Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Sejumlah stan berhasil menjadikan ajang JFK menjadi sarana untuk merilis dan memperkenalkan produk-produk terbaru mereka kepada pengunjung.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 2.000 perusahaan dengan harga diskon khusus itu mendapat kesan positif dari pengunjung, bahkan para musisi Tanah Air. Beberapa di antaranya tidak asing dengan Jakarta Fair karena juga pernah didapuk sebagai bintang tamu.

Namun, menurut Bimbim Slank, Jakarta Fair tahun ini lebih meriah. Bimbim, sang penggebuk drum, menyebut Jakarta Fair ada sejak dirinya masih kecil. Grup musik ini pun sudah beberapa kali meramaikan panggung utama untuk menghibur sehingga paham atmosfer pengunjung yang begitu antusias.

Ia terkesan karena yang hadir bukan hanya warga Jakarta, melainkan juga dari luar daerah. "Jakarta Fair ini ajang tahunan, pesta orang Jakarta. Selalu di bulan libur, dan yang datang dari Sabang sampai Merauke," cetusnya.

Grup musik GIGI bahkan menjadikan Jakarta Fair sebagai ajang reuni dengan para mantan personel. Mereka tampil dengan 3 drummer, 2 bassist, 2 gitaris, serta 1 vokalis.(Mal/J-2)

Komentar