Internasional

Motif Serangan di Hurghada Diselidiki

Ahad, 16 July 2017 23:30 WIB Penulis:

AFP/MOHAMED EL-SHAHED

KEPOLISIAN Mesir sedang menyelidiki motif tersangka ekstremis yang melakukan penyerangan dan menewaskan dua perempuan Jerman serta melukai empat lainnya di sebuah resor pantai Laut Merah bernama Hurghada.

Hal itu semakin menambah kesengsaraan industri pariwisata yang tertatih-tatih di Mesir.

Dalam sebuah pernyataan, jaksa penuntut mengatakan mereka belum dapat mengonfirmasi motif jelas dari penyerang tersebut dan mendesak media untuk berhenti menggunakan spekulasi atau meneruskan penyelidikan.

Seorang sumber yudisial mengatakan penyerang di Hurghada telah berenang ke darat dari pantai umum untuk melakukan serangan.

Tersangka diketahui berusia 28 tahun dan berasal dari Provinsi Kafr al-Sheikh di Delta Nil, utara Kairo.

"Saya sedang duduk di toko saat kami mendengar orang-orang berteriak. Kami pun berlari keluar dan mendengar seseorang berenang ke hotel sebelah dan menyerang orang asing. Kemudian, dia berlari ke arah hotel kami dan berteriak dia tidak mengejar orang Mesir," kata Rafic Rushdi, pemilik sebuah toko hotel.

Sumber yudisial itu juga mengatakan tersangka telah dipindahkan ke ibu kota untuk diinterogasi.

Tersangka pun telah mengakui dirinya berbagi ideologi dengan kelompok radikal Islam walaupun tidak ada klaim kelompok tersebut ialah Islamic State (IS).

Setelah peristiwa tersebut, jalan-jalan di Hurghada dijaga secara ketat dan keamanan ditingkatkan di luar hotel pada Sabtu (15/7). (AFP/Arv/I-2)

Komentar