Olahraga

Federer dan Cilic Melaju ke Final

Sabtu, 15 July 2017 19:08 WIB Penulis: Budi Ernanto

AFP

SEPERTI halnya nomor putri, ajang Wimbledon 2017 juga diramaikan oleh petenis senior, dan Roger Federer jadi salah satu yang paling disorot. Federer, yang kini berusia 35 tahun, melaju ke babak final setelah mengalahkan Tomas Berdych dengan skor 7-6 (7-4), 7-6 (7-4), dan 6-4. Legenda tenis asal Swiss itu akan melawan Marin Cilic di partai final pada Minggu (16/7).

"Saya tidak melihat apa pun yang menunjukkan Roger bertambah tua. Saya rasa dia hanya membuktikan kehebatannya di olahraga. Jika Anda melihat pemain lain yang berusia 35 atau 36 tahun, bisa dilihat usia dan kompetisi biasanya memengaruhi mereka. Tapi, itu tidak terjadi pada Federer,” komentar Berdych soal Federer.

Bagi Federer, capaiannya tersebut menjadi final Wimbledon ke-11 dalam kariernya dan 29 kali di ajang Grand Slam. Peraih 18 gelar Grand Slam itu terakhir kali menjadi juara Wimbledon pada 2012. Dia, pun kini mengincar gelar kedelapan Wimbledon jika berhasil menundukkan Cilic yang merupakan unggulan ketujuh.

“Saya menjumpai salah satu petenis tangguh (Cilic). Kami pernah bertemu di Wimbledon pada tahun lalu. Ketika di Amerika Serikat (AS) pada 2014, dia bertanding dengan sangat menakjubkan. Dia menghabisi saya kala itu,” kata Federer yang menambahkan dirinya dan Cilic sudah pernah berjumpa tujuh kali.

Sementara Cilic, meraih tiket final setelah melakoni pertarungan ketat melawan Sam Querrey, petenis asal AS dengan skor 6-7 (6), 6-4, 7-6 (3), dan 7-5. Cilic mengakhiri pertandingan dengan membukukan 25 ace dan memenangi 88% poin pada servis pertamanya. Cilic juga mengemas 70 winner dan hanya 21 kali kesalahan sendiri.

"Sulit dipercaya. Sepanjang turnamen ini saya memainkan tenis yang sangat hebat," kata Cilic, yang menjadi petenis kedua asal Kroasia yang mencapai final nomor putra di Wimbledon sejak Goran Ivanisevic pada 2001. Rangking Cilic akan menjadi terdongkrak menjadi petenis nomor lima dunia jika berhasil memenangkan Wimbledon 2017. (OL-3)

Komentar