Eksplorasi

Pilah-Pilih Makanan agar Tidur Lebih Tenang

Sabtu, 15 July 2017 00:31 WIB Penulis: Dailymail/Hnf/L-2

Foto: Louise Hagger/SIMBA

JIKA Anda susah tidur atau sering terbangun pada tengah malam, mungkin Anda harus mulai memikirkan cara untuk menghilangkan kebiasaan itu.

Merasa kelelahan, lemas dan mengantuk, mudah marah, serta sulit untuk konsentrasi di siang hari akan Anda rasakan bila seringkali mengalami gangguan tidur.

Banyak hal yang diyakini mampu membantu mengatasi masalah tersebut, salah satunya ialah makanan.

Dr Rachel Edwards-Stuart yang sedang menjalani studinya untuk mdapatkan gelar PhD di University of Nottingham meneliti rasa dan tekstur makanan yang bisa membantu mereka untuk mengatasi gangguan tidur tersebut.

Penelitian itu juga disponsori Heston Blumenthal.

Dalam penelitian ini Dr Edwards-Stuart bekerja sama dengan ahli gizi Lily Soutter.

Lily Souter membuat menu secara ilmiah di laboratorium milik perusahaan produsen kasur merek Simba Sleep.

Kemudian mereka membuat 3 jenis makan malam yang dapat membantu para pasien yang mengalami gangguan tidur sehingga dapat tidur malam dengan tenang.

Dalam penelitian itu, mereka meng-analisis beberapa jenis makanan yang dikenal bisa merangsang tidur.

Penelitian dimulai dari buah kiwi.

Berdasarkan penelitian di Taipei Medical University, Taiwan, orang yang mengonsumsi kiwi setiap hari mampu memperbaiki kualitas dan kuantitas tidur.

Kiwi diketahui memiliki tingkat serotonin yang tinggi.

Lalu mereka meneliti ayam. Jenis unggas itu diketahui menjadi sumber triptofan terbaik.

Triptofan ialah senyawa asam amino yang berfungsi dalam pembentukan serotonin dan melatonin yang berfungsi meningkatkan kualitas tidur.

Buah kenari juga menjadi bahan penelitian, karena peneliti dari University of Texas menyatakan kacang-kacangan mengandung melatonin.

Kedua peneliti itu kemudian mengombinasikan bahan-bahan tersebut dengan bahan lain berdasarkan kesamaan aroma.

Misalnya, kiwi dengan makarel yang kaya asam lemak omega 3.

Berdasarkan penelitian di Oxfor University, lemak omega 3 dapat merangsang pelepasan hormon melatonin.

Mereka memasukkan bayam dan buah zaitun di makanan pembuka untuk melengkapi kiwi.

Untuk hidangan utama mereka memasangkan biji labu yang kaya magnesium dengan ayam dan ubi jalar sebagai sumber triptofan.

Untuk makanan penutup, Dr Edwards-Stuart dan Lily Soutter berusaha menjaga kadar gula darah dengan makanan yang tidak terlalu manis karena gula bisa mengganggu tidur.

Mereka memilih madu karena memiliki kadar glikemik lebih rendah dibanding gula biasa dan tidak membuat kadar gula darah naik drastis.

Hidangan penutup dilengkapi jus melon, apel, dan kenari.

"Meskipun sebagian besar dari kita memahami pentingnya nutrisi sehari-hari, hanya sedikit dari kita yang menyadari bahwa makanan tertentu dapat mengganggu tidur kita," ujar Lily Soutter.

Komentar