KICK ANDY

Davina Veronica Hariadi 5F dari sang Garda

Jum'at, 14 July 2017 23:01 WIB Penulis: */M-4

MI/Sumaryanto Bronto

MODEL, bintang iklan, aktris film, sekaligus model videoklip Davina Veronica Hariadi sejak kecil akrab dengan anjing.

Mamanya sudah lama memelihara satwa domestik itu. Di rumah Davina memelihara enam anjing, empat di antaranya merupakan hasil penyelamatan, bahkan salah satunya buta total.

Saat melihat banyaknya kasus dan laporan kegelisahan masyarakat tentang anjing dan kucing, awal 2012 lalu bersama tujuh kawannya ia pun mendirikan Garda Satwa Indonesia yang berbasis di Jakarta.

Selain mengampanyekan pelarangan daging anjing sebagai makanan, komunitas itu melakukan sosialisasi dan edukasi satwa melalui lembaga pendidikan dan media sosial.

Garda itu juga memberikan makanan ke hewan telantar di jalanan, sterilisasi bersubsidi, vaksinasi, serta penyelamatan dan adopsi.

Pengurus inti komunitas itu berasal dari berbagai latar belakang profesi, mulai aktivis, ibu rumah tangga, pengacara, hingga politikus.

Mereka tergabung dengan satu kesamaan, kecintaan dan kepedulian terhadap kesejahteraan satwa domestik.

Davina mengaku terpukul dan sedih melihat kesewenangan terhadap anjing.

"Kita manusia bukan pemilik bumi. Kita berbagi dengan makhluk hidup lain. Sebagai makhluk yang punya otak, manusia harusnya melindungi dan mengayomi mereka yang tidak bisa berbicara untuk dirinya sendiri, bukannya membantai dan menyakiti," ujarnya.

Garda Satwa Indonesia berharap satwa-satwa domestik mendapatkan 5F, yaitu freedom from hunger and thirst atau bebas dari rasa lapar dan haus; freedom from discomfort atau bebas dari rasa tidak nyaman; freedom from pain, injury, and disease atau bebas dari luka, penyakit, dan sakit; freedom from fear and distress atau bebas dari rasa takut dan penderitaan; dan freedom to express normal behavior atau bebas mengekspresikan perilaku normal dan alami.

Sejauh ini, kegiatan rutin Garda Satwa Indonesia ialah streetfeeding stray animal dan bakti sosial (baksos) steril kucing jalanan.

Biasanya, untuk streetfeeding GSI menggunakan dana hasil swadaya dari anggota, sukarelawan, dan donasi dari masyarakat.

"Untuk steril kucing, selain dari donasi, komunitas yang ada di Jakarta dan Bandung ini bekerja sama dengan beberapa dokter hewan mengadakan baksos steril bersubsidi," papar perempuan kelahiran 20 Oktober 1978 itu.

Garda Satwa Indonesia juga sering menyelamatkan hewan yang telantar, mendapat kecelakaan, atau yang mendapatkan perlakuan tidak semestinya dari sang majikan.

Komentar