Surat Pembaca

Dibutuhkan Kerja Sama Masyarakat dan Pemerintah

Senin, 10 July 2017 07:05 WIB Penulis: AG Toto Marsanto Mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas Sanata Dharma

MARAKNYA pembangunan di kota-kota besar di Indonesia akan memicu pertumbuhan ekonomi di suatu tempat.

Sebagai dampaknya, kota-kota besar tersebut akan menjadi magnet tersendiri bagi penduduk untuk berdatangan mencari pekerjaan dan bertempat tinggal.

Kondisi seperti inilah yang pada dasarnya menyebabkan urbanisasi secara terus-menerus terjadi di Indonesia.

Adanya urbanisasi yang berlebihan ini telah menimbulkan berbagai masalah baru baik di kota maupun di desa.

Masalah yang terjadi di kota, antara lain meningkatnya angka kemiskinan sehingga permukiman kumuh di kota semakin meningkat, dan meningkatnya urban crime.

Selain itu, di desa juga terjadi permasalah seperti berkurangnya sumber daya manusia karena penduduk desa telah pergi ke kota, dan pada akhirnya desa tidak mengalami perkembangan yang signifikan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan upaya-upaya yang harus dilakukan pihak terkait (pemerintah) untuk mencegah atau mengurangi terjadinya urbanisasi.

Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi atau membatasi tingkat pertambahan penduduk lewat pembatasan kelahiran melalui Program KB, memperluas dan mengembangkan lapangan pekerjaan dan tingkat pendapatan di desa, dan memperbanyak fasilitas yang dibutuhkan masyarakat desa seperti fasilitas kesehatan, sekolah, dan transportasi.

Selain itu, dalam mengatasi urbanisasi perlu adanya dukungan politik dari pemerintah setempat, seperti menerapkan kebijakan reformasi tanah dan mencegah atau membatasi warga desa untuk berpindah ke kota.

Berbagai langkah tersebut akan terlaksana apabila ada jalinan kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam hal ini, dukungan dan peran serta masyarakat sangat diperlukan sehingga program-program pembangunan akan berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tujuan pembangunan nasional, yaitu pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya.

Komentar