Mudik

Perjalanan Silaturahim Dimulai

Selasa, 20 June 2017 06:29 WIB Penulis: Nurul Hidayah

Foto udara jalur Simpang Exit Tol Brebes Timur di Brebes, Jawa Tengah, kemarin. Memasuki H-7 Idul Fitri, kendaraan mudik yang melintasi Tol Brebes Timur terpantau ramai lancar. -- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

DENYUT arus mudik di pantura Jawa sudah mulai terasa, kemarin. Di wilayah Jawa Barat, antrean kendaraan mulai terjadi di gerbang Tol Palimanan, Cirebon.

“Arus kendaraan di dalam tol masih ramai lancar. Hanya saja ada antre­an kendaraan dari Jakarta di gerbang Palimanan sepanjang 50 meter,” ungkap Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Risto Samodra.
Untuk melayani arus mudik, kemarin, pengelola tol membuka 10 gardu pembayaran di gerbang Palimanan Utama. Dari arah sebaliknya hanya dilayani dua gardu.

Arus yang lebih padat terjadi di Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah. Kendaraan harus antre panjang saat hendak keluar dari pintu Tol Brebes Timur atau Brexit. Polisi pun harus melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan.

“Kami melakukan rekayasa dengan pola satu-tiga. Kendaraan arah timur menggunakan tiga jalur setelah keluar dari Brexit. Arah sebaliknya memakai satu jalur,” kata Kanit Patroli Polres Brebes Brigadir Suroto.
Ia mengakui padatnya arus mudik yang melalui Brexit karena pintu keluar di Tol Pejagan-Pemalang ruas Kaligangsa, Brebes Timur, belum dibuka. Ini merupakan pintu pertama Tol Pejagan-Pemalang, yang akan mulai dibuka hari ini (Senin).

Di jalur pantura Brebes-Semarang, kendaraan pemudik harus berjibaku dengan truk, yang berburu waktu sebelum dilarang beroperasi. Lancar di beberapa titik, arus sempat tersendat di sejumlah titik di Kota Tegal, Pekalongan dan Batang.

Jumlah kendaraan pemudik Lebaran, baik roda empat maupun roda dua, mulai meningkat sejak Sabtu (17/6) malam. Rekayasa lalu lintas sempat dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman, Pekalongan dengan menerapkan contra flow.

“Meski ada peningkatan, saat ini arus mudik masih tergolong lancar. Kami sudah menyiapkan jalur alternatif jika kemacetan terjadi,” kata Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, Ajun Komisaris Rahmawati.

Tol Palembang ambles
Kemarin, tol ruas Brebes Timur-Gringsing (Batang) dan Bawen (Semarang)-Tingkir (Salatiga) mulai dibuka selama 24 jam penuh. Seluruh infrastruktur jalan, marka, rambu, dan petugas sudah siap.

“Pemudik harus hati-hati, ada beberapa kilommneter jalan yang berdebu dengan jarak pandang 10 meter,” kata Kapolres Batang AKB Agung Juli Pramono.

Kemarin, Tol Gempol-Bangil, di Pasuruan, Jawa Timur, juga mulai dibuka untuk dilalui kendaraan arus mudik. Pun tol ruas Surabaya-Kertosono dipastikan akan dibuka pada hari ini.

Kondisi berbeda terjadi di Tol Trans-Sumatra. Ruas Palembang-Meulutan di tol Palembang-Indralaya, mengalami ambles, kemarin. Padahal, PT Hutama Karya, kontraktor jalan itu, hendak mengoperasikan ruas tersebut mulai hari ini.

Tanah ambles terjadi sepanjang 30 meter dengan kedalaman 1,5 meter. “Idealnya perbaikan memakan waktu seminggu, tetapi kami akan berupaya memperbaiki dan dalam waktu semalam harus selesai sehingga bisa dipakai masyarakat,” janji manajer proyek PT Hutama Karya, Divisi Jalan Tol Palindra, Hasan Turcahyo.

Peristiwa nahas lain terjadi di Sumenep, Jawa Timur. Kapal Motor Bahari Express yang digunakan sebagai angkutan mudik gratis kandas setelah menabrak karang di Pulau Kalosot, Desa Brakas, Kecamatan Raas. (UL/JI/AS/LD/AB/DW/MG/OL/HK/DG/JS/RF/AD/AU/BB/MY/PO/N-2)

Komentar