TAFSIR AL-MISHBAH

Alquran dengan Segala Kelebihannya

Ahad, 18 June 2017 08:51 WIB Penulis: Quraish Shihab

Quraish Shihab -- Grafis/Duta

EPISODE ke-23 Tafsir Al Mishbah membahas surah ke-36 dari Alquran, yakni Surah Yasin, ayat 1-7.

Dalam surah tersebut, banyak disebutkan kelebihan Alquran sebagai kitab terakhir yang diturunkan Allah kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Quraish Shihab menjelaskan surah ini dimulai dengan kata yaasin. Dalam Alquran, beberapa surah dimulai dengan huruf-huruf tertentu.

Ada bermacam-macam pandangan mengenai arti yaasin. Ada yang berpendapat itu akronim, ada yang berkata itu nama surah, dan ada yang berpendapat hanya Allah yang mengerti arti Yaasin. Kendati demikian, dengan diturunkannya suatu surah, ada suatu petunjuk di dalamnya yang ingin Allah berikan.

"Banyak surah Alquran yang dimulai dengan huruf-huruf awal seperti yasin, alif lam mim. Hampir semua mengandung sumpah Allah tentang kehebatan Alquran," ujarnya.

Quraish mengatakan Alquran seperti berlian memancarkan cahaya dari setiap sudut, memberikan petunjuk.

Alquran ialah fi rman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad yang dibawa Malaikat Jibril. Dalam bahasa Arab, kata yang berakhir dengan '-an' menunjukkan kesempurnaan. Jadi, Quran merupakan bacaan yang sempurna yang diturunkan Allah yang Mahaperkasa dan Mahapengasih. "Allah bersumpah demi Alquran Al-Karim, Karim artinya bijak. Allah menamai Alquran dengan kata bijaksana seperti sesuatu yang hidup. Sesungguhnya Muhammad ialah seseorang yang diutus Allah. Engkau berada di atas jalan lebar yang lurus," terang Quraish.

Dikatakan juga, dalam Surah Yasin bahwa Alquran sejak diturunkan hingga sekarang, bahkan di masa mendatang, menantang siapa pun yang meragukan kebenarannya. Tidak ada yang dapat membuat kitab semacam Alquran. Oleh karena itu, Alquran hidup dan memberikan kehidupan bagi orang-orang yang mengikutinya tuntunannya.

Selain itu, dijelaskan, masyarakat Arab yang ditemui pertama kali oleh Alquran ialah masyarakat yang tidak didatangi rasul sejak masa Nabi Ismail. Alquran datang untuk mengingatkan mereka agar jangan lengah.

Lantas bagaimana jika kita memperdebatkan Alquran?

Dikatakan ada perbedaan antara Alquran dan kitab-kitab sebelumnya.

Pertama, Alquran turun sedikit demi sedikit, sedangkan kitab sebelumnya turun sekaligus.

Kedua, bukti kebenarannya Alquran berada di dalam Alquran itu sendiri, sedangkan dalam kitab yang lalu, bukti kebenarannya berada di luar, yakni pada sosok nabi yang membawanya.

Ketiga, Alquran bahasa dan maknanya disusun Allah yang menurut keyakinan kita, keterpeliharaannya dijamin sampai hari akhir, sedangkan kitab sebelumnya sudah memiliki beberapa perubahan.

"Maka bacalah Alquran seakan-akan dia turun pada Anda," tutup Quraish. ()Ind/H-1)

Komentar