Wirausaha

Agar Sneakers Resik dan Gaya

Ahad, 11 June 2017 00:46 WIB Penulis: Fario Untung

Dok. Pribadi

Tren selalu menyisakan peluang. Dua anak muda ini memanfaatkan hobi kekinian kaum urban, bergaya dan mengoleksi sneakers.

Para kolektor sneakers tentunya ingin sepatu-sepatu merela tetap resik agar senantiasa gaya saat dipakai pun dipamerkan di media sosial. Peluang itulah yang ditangkap David Khristianto dengan salon pembersih sepatu miliknya, Rockickz. Berlokasi di bilang­an Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan beroperasi sejak 9 April 2016 lalu, Rockickz pun bukan cuma membuka jasa pembersihan, melainkan juga perbaikan dan restorasi warna sepatu. Selain itu, tersedia jasa pembersihan tas dan topi.

Salah satu layanan yang paling istimewa Rockickz, jasa unyellowing atau menghilang­kan warna kekuningan pada bagian sepatu yang berwarna putih, juga tentunya sepatu yang memang berwarna putih, akibat terkena noda dalam waktu lama sehingga meninggalkan noda kuning.
“Biasa kalau sepatu warna putih itu kan susah merawatnya, apalagi sering dipakai dan terkena kotoran. Kami bisa mengembalikan menjadi warna semula,” ujar David di Jakarta, Senin (8/5).

Bahkan, lanjut David, pi­haknya juga menawarkan mengubah warna sepatu karena pelanggan merasa bosan dan menginginkan koleksinya berubah penampilan. “Kebetulan kami sedang mengerjakan satu sepatu untuk diubah warnanya, yang warna sekarang biru bercampur ungu, pemiliknya ingin mengubah ke warna putih merah. Namun, sebelum mengerjakan custome work seperti ini, kami akan melihat dulu kondisi awal dan yang ingin diubah ke seperti apa,” papar David.

Peralatan terbaik

Demi mengoptimalkan berbagai pelayanan, Rockickz menggunakan peralatan terbaik untuk merawat sepatu, tas, atau topi. Untuk cairan pembersih dan pewarna, misalnya, David mengaku memesan langsung beberapa jenis merek dari Amerika Serikat.

“Karena kebetulan pengguna sneakers tentu jauh lebih banyak dan memang sudah lama kan trennya di sana. Jadi pasti mereka juga sudah paham betul produk yang akan digunakan untuk merawat berbagai jenis sepatu,” tutur David.

Tak hanya perlengkapan, David pun memastikan karya­wan di divisi operasionalnya sabar, teliti, dan disiplin. “Karena untuk jenis sepatu tertentu, seperti berbahan kulit, kanvas dan beludru sangat membutuhkan kesabaran dan keahlian. Apalagi sekarang sepatu itu banyak yang harganya juta-jutaan. Tentunya kita tidak boleh sembarang merawat dan membersihkannya karena kustomer juga akan detail melihat hasilnya,” jelas David.

Pelayanan terbaik itu, lanjut David, membutanya optimistis pada pangsa pasar bisnis jasa ini. Sebulan, Rockickz bisa menerima kurang lebih sebanyak 200 pasang sepatu untuk dibersihkan atau diperbaiki. Angka tersebut bisa bertambah jika sedang memasuki musim hujan. “Nah biasanya kalau sedang musim hujan, kustomer yang datang bisa lebih banyak karena sepatu yang cepat kotor,” tutur David. (M-1)

Komentar