Ekonomi

BI Tambah Uang Rp167 Triliun Saat Ramadan

Jum'at, 19 May 2017 22:13 WIB Penulis: Antara

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

BANK Indonesia akan menambah uang beredar sebanyak Rp167 triliun pada bulan suci Ramadan atau naik 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Dengan penambahan itu berarti uang yang beredar pada Ramadan totalnya sebanyak Rp691 triliun atau tertinggi dibanding bulan lainnya," kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo di sela-sela acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel dari Wiwiek Sisto Widayat kepada mantan Kepala Perwakilan BI Singapura Bambang Kusmiarso di Makassar, Jumat (19/5).

Dia mengatakan, penambahan uang yang diedarkan pada Ramadan, karena pertimbangan tingginya kebutuhan uang rupiah untuk transaksi dan tingkat konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat dibandingkan bulan lainnya sepanjang 2017.

Mengenai kondisi perekonomian Indonesia, Gubernur BI mengatakan secara umum kondisi perekonomian Indonesia terus membaik dengan pertumbuhan ekonomi nasional kisaran 5 - 5,4 persen pada 2017. Sedang pertumbuhan ekonomi di Sulsel, dia memprediksi tetap membaik, karena pertumbuhan ekonomi daerah ini masih di atas rata-rata nasional yakni 7 persen dan inflasinya sekitar dua persen.

Pada acara Sertijab Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel selain dihadiri gubernur BI, juga Wakil Gubernur Sulsel H Agus Arifin Nu'mang, Kepala DPRD Sulsel HM Roem dan sejumlah pejabat Muspida di Sulsel.
Kepala Perwakilan BI Sulsel kini dijabat Bambang Kusmiarso yang menggantikan Wiwiek Sisto Widayat yang menjabat Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat.(OL-3)

Komentar