Ekonomi

BEI: 'Investment Grade' Dorong Dana Asing Masuk

Jum'at, 19 May 2017 21:41 WIB Penulis: Antara

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

BURSA Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa keputusan lembaga pemeringkat Standard and Poor's (S&P) menaikkan peringkat Indonesia menjadi layak investasi atau investment grade akan mendorong dana asing
masuk ke dalam negeri.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa peringkat investment grade menjadi salah satu acuan bagi sejumlah manajer investasi asing berinvestasi pada suatu negara, dengan naiknya
peringkat Indonesia itu maka aliran dana asing akan semakin deras masuk ke dalam negeri.

"Saya pernah ketemu dengan manajer investasi Jepang. Dia bilang belum bisa masuk ke suatu negara kalau tidak mengetahui investment grade," ujar Tito Sulistio. Ia menambahkan bahwa dengan kenaikan peringkat itu juga dapat mendorong suku bunga menurun yang akhirnya dapat memicu investor menempatkan dananya ke pasar saham. Ketika saham diburu maka harga saham naik.

"Di mana-mana, ketika suku bunga turun, pasar modal akan naik," kata Tito. Setelah kenaikan peringkat itu, lanjut Tito Sulistio, BEI memiliki tugas tambahan yakni menambah jumlah instrumen investasi di pasar modal.

Salah satu instrumen yang menjadi perhatiannya yakni produk derivatif structured warrant. "Sekarang tugas kita menambah produk derivatif, yakni structured warrant," katanya.

Sementara itu, Direktur Panin Asset Management, Rudiyanto mengatakan bahwa setelah kenaikan peringkat Indonesia oleh S&P, maka indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI diproyeksikan menembus level 6.000 poin dalam waktu dekat ini.

"Valuasi kami, jika S&P tidak menaikan peringkat harga wajar IHSG berada di level 6.000 poin. Jika naik maka akan menembus level itu," katanya.(OL-3)

Komentar