Nusantara

Pemerintah Maksimalkan Penyebaran Informasi

Jum'at, 19 May 2017 23:30 WIB Penulis: (HT/N-1)

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementrian Komunikasi dan Informatika, R Niken Widiastuti didepan peserta, Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Horison Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/5). MI/HARYANTO

MEDIA center harus mampu menjelaskan secara utuh proses pembangunan yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. "Salah satu keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan trans-Papua sepanjang 3.900 kilometer merupakan bukti yang perlu disampaikan melalui media center," kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika R Niken Widiastuti di Hotel Horison Semarang, Jawa Tengah, Jumat (19/5).

Di hadapan peserta Bimbingan Teknis yang merupakan kerja sama Direktorat Pengelolaan Media Publik Kemenkominfo dengan Komunitas Media Indonesia dan Media Group, Niken mengungkapkan petugas media center juga harus dapat memberikan informasi perbandingan sebelum dan sesudah pembangunan. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memaksimalkan penyebaran dan pemerataan informasi publik ke seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui keberadaan 251 media center yang telah tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia.

"Melalui media center, masyarakat diharapkan dapat mengakses beragam informasi yang dibutuhkan, terutama yang berkaitan dengan isu strategis dan program nasional serta daerah," katanya. Niken menjelaskan lalu lintas informasi dilaksanakan secara periodik maupun insidental untuk menyerap dan menyebarluaskan informasi kepada publik.
Karena itu, potensi media center bagi lembaga pemerintahan ke depan sangat besar, terutama dalam pemenuhan hak publik terhadap informasi. Dia menambahkan, media center juga diharapkan bisa mempercepat intensitas lalu lintas pertukaran informasi antara pusat dan daerah.

"Kabarkan kepada dunia mengenai potensi dan prestasi putra daerah agar melambungkan nama daerah sehingga dapat menjadi inspirasi serta anutan oleh daerah lainnya," lanjut Niken. Ia juga mengingatkan kewajiban para awak media center untuk menjaga empat konsensus nasional, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Direktur Pengelolaan Media Publik Kemenkominfo Sunaryo menambahkan, Bimtek yang keempat ini diikuti 64 pengelola media center wilayah tengah, meliputi Jawa, Kalimantan, dan Papua yang terdiri dari 52 media center aktif dan 12 media center yang sudah tidak aktif.

"Dengan Bimtek, kami seragamkan agar mereka bisa meingkatkan kualitas maupun kuantitas baik dalam penyampaian informasi teks maupun gambar," kata Sunaryo
Dalam Bimtek itu, peserta juga dibekali dengan penulisan berita dan jurnalisme foto oleh tiga jurnalis senior Media Indonesia, yakni Kepala Divisi Artistik & Foto Hariyanto dan Asisten Kepala Divisi Pemberitaan Sabam Sinaga serta Victor JP Nababan.

Komentar