Humas Harus Bisa Manfaatkan Era Digital

Sabtu, 20 May 2017 02:15 WIB Penulis: (LN/N-1)

Ilustrasi--Thinkstock

ERA digital berdampak pada kemunculan gaya hidup baru. Perubahan itu menjadi baru tantangan bagi pemerintah. "Era digital ini, kita memasuki gaya hidup baru yang tidak bisa terpisah dari elektronik. Ini ada dampak positif, tapi ada juga negatifnya. Kita harus manfaatkan era ini untuk sesuatu yang positif," kata Asisten I Bidang Pemerintahan Pemprov Sulawesi Selatan Andi Heri Iskandar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (19/5).

Dia mengatakan itu di sela-sela workshop kehumasan dengan tema Humas di era digital yang diikuti humas dari 24 kabupaten/kota dan humas organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulsel. Menurut dia, era digital akan menjadi tantangan bagi pemerintah, khususnya humas sebagai corong pemerintah. "Humas harus bergerak cepat mengikuti zaman. Kita harus bisa menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan benar dan itu tugas humas sebagai corong pemerintah," Andi menegaskan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel Devi Khadafi mengatakan kegiatan tersebut minimal bisa memberikan tambahan ilmu kepada tenaga kehumasan. Pihaknya juga berencana membentuk forum kehumasan se-Sulsel sebagai wadah sinkronisasi informasi antara provinsi dan kabupaten kota. Pada kegiatan itu hadir sebagai pembicara Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong, dengan membawakan materi berjudul Membangun Citra Pemerintah melalui Media.

Menurut Usman, tugas humas ialah meredam isu secepat mungkin dan membentuk citra positif. "Proses pembuatan citra dimulai dari pemerintah yang diolah humas yang membuat citra positif, dan dimuat di media yang kemudian dibaca oleh publik," Usman menambahkan. Usman menjelaskan tiga jenis media cetak, siaran, dan media daring. "Media daring berupa media sosial (medsos) yang peredarannya kadang tidak terkontrol," urai Usman.

Komentar