Nusantara

Harga Langsung Turun 44% Pasca penggerebekan

Sabtu, 20 May 2017 02:00 WIB Penulis: (DA/RO/MY/AB/SS/HK/BK/UL/JS/LD/RF/DG/YH/TB/N-1)

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

PENGGEREBEKAN terhadap penimbun bawang putih di Marunda, Jakarta Utara, berdampak positif. Selang 5 jam dari penggerebekan tersebut, harga bawang putih langsung turun sekitar 44%. "Setelah kami tangkap pelaku penimbunan dengan tersangka tiga orang, 5 jam kemudian harga turun menjadi Rp25 ribu per kilogram atau 44%," ucap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (16/5).

Amran memastikan izin perusahaan penimbun bawang putih itu telah dicabut. Dia juga memastikan perusahaan tersebut tidak akan berdagang dan berbisnis bawang putih lagi di Indonesia. Kementerian Pertanian dan Polda Metro Jaya pada Rabu (17/5) menggerebek gudang penimbunan 182 ton bawang putih dalam kondisi busuk di Marunda, Jakarta Utara. Amran memuji pengusaha di Surabaya dan Jawa Timur karena tidak didapati laporan gejolak harga signifikan akibat permainan penimbunan.

"Kalau ada, saya tidak segan-segan meminta aparat, khususnya Polda Jatim, untuk menggerebek dan menindak pelakunya." Amran hadir di Surabaya antara lain untuk menghadiri operasi pasar bawang putih di Pasar Osowilangun, Surabaya. Setelah itu, Amran bersama Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin juga mendatangi tempat penimbunan garam di Gresik. Garam yang diperuntukkan kebutuhan industri ternyata dikemas ulang dan dijual pada pasar konsumen.

Amran bersama rombongan juga mendatangi tempat pengoplosan minyak goreng curah yang dikemas ulang dan diberi merek. Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson mengklarifikasi temuan tim Satgas Pengawasan Harga Pangan Lampung Selatan, Lampung, yang menangkap 5,9 ton daging beku yang diselundupkan secara ilegal.

Tim Satgas Pengawasan Harga Pangan Lampung Selatan mengungkapkan sebagian di antara daging ilegal itu berasal dari Australia (Media Indonesia, 19/5). "Kami tidak memiliki bukti daging yang diselundupkan ialah dari Australia. Eksportir sapi hidup dan daging sapi dari Australia sangat berhati-hati untuk mematuhi hukum Indonesia," Grigson menegaskan.

Komentar