Internasional

Malam Ini, Lu Olo Dilantik Jadi Presiden Timor Leste

Jum'at, 19 May 2017 18:43 WIB Penulis: Palce Amalo

FRANSISCO Guterres atau Lu Olo. MI/PALCE AMALO

FRANSISCO Guterres atau Lu Olo akan diambil sumpahnya sebagai Presiden Timor Leste ke-4 menggantikan Presiden Jose Maria de Vasconelos atau Taur Matan Ruak, Jumat (18/5) tengah malam.

Mantan gerilyawan eks-Provinsi Timor Timur itu akan bersumpah kepada negaranya untuk menghormati konstitusi dan mensejahterakan rakyat.

Sesuai janji saat kampanye, Lu Olo akan melakukan perubahan cepat untuk memperbaiki taraf hidup rakyat terutama di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan ekonomi yang berkelayakan.

"Tengah malam nanti, Timor Leste akan memiliki presiden baru. Pelantikan presiden digelar pukul 00.00," kata Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco MCP Jeronimo

Pascaterpilih sebagai presiden 20 Maret 2017, Lu Olo mengatakan akan menjadi presiden bagi seluruh rakyat Timor Leste. Karena itu, ia akan merangkul seluruh kandidat yang bertarung di pemilihan presiden untuk bersama-sama membangun negara tersebut.

Dalam pemilihan presiden, Lu Olo meraih 291.250 suara atau 57,32% dari 508.131 suara sah.

Banyak pihak memuji pemilihan presiden Timor Leste karena berlangsung demokratis dan aman. Hal itu ditandai dengan tidak ada pengerahan massa maupun protes dari kandidat presiden yang kalah.

Lu Olo lahir di Distrik Viqueque pada 7 September 1954. Karier politiknya dimulai dari Asosiasi Sosial Demokratik Timor (ASDT) yang kemudian menjadi Fretilin. Ia menghabiskan 24 tahun sebagai pejuang kemerdekaan dan aktivis politik hingga menjabat Presiden Falintil periode 1975-1987.

Di era kemerdekaan, Lulusan Fakultas Hukum Universitas Timor Lorosae itu menjabat Presiden Parlemen Nasional Timor-Leste dan memimpin pembuatan konstitusi negara. (I-2)

Komentar